Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (1 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (2 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (3 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (9 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (19 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (19 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Agustus 2020, 15:11 WIB 973 PDF

Dishub Banyumas Pasang Pembatas di Tikungan Ekstrem Jalur Cikawung-Semedo

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dishub Banyumas Pasang Pembatas di Tikungan Ekstrem Jalur Cikawung-Semedo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Munculnya destinasi wisata baru yaitu Curug Nangga dan Bukit Watukumpul Desa Petahunan Kecamatan Pekuncen Banyumas, menjadikan daya tarik bagi para wisatawan. Namun jalan yang cukup menanjak dan banyak tikungan mengakibatkan terjadinya kecelakaan bagi mereka yang belum terbiasa melewati jalan tersebut. Sebagai antisipasi timbulnya kecelakaan baru, Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas memasang pembatas barier beton, dan juga rambu-rambu di beberapa titik rawan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan bahwa dari laporan yang diterima telah terjadi puluhan kecelakaan lalu lintas khususnya sepeda motor matic.

“Dibeberapa titik telah terjadi puluhan kecelakaan khususnya, kendaraan roda dua jenis matic,” katanya Rabu (05/08/2020).

Untuk mengurangi angka kecelakaan pihaknya bersama dinas pekerjaan umum (DPU) dan dinas terkait, serta berbagai organisasi masyarakat melakukan kerja bakti untuk pembersihan likungan agar tidak mengganggu jarak pandang. Mengingat jalur kabupaten dengan medan ekstrem menanjak dan berkelok ini sangat rawan kecelakaan. Dan lokasi sekitar jalan ini juga rimbun oleh bambu, pohon, rumput, tonggak pohon, sampah dan sebagainya.

“Kami menyarankan agar wisatawan yang berkunjung ke Petahunan agar tidak menggunakan sepeda motor matic karena rawan kecelakaan,” tambahnya.

Terkait dengan sempitnya jalan Bupati Banyumas Achmad Husein beberapa waktu lalu, sudah memerintahkan Bappeda dan DPU untuk melakukan kajian terkait dengan pelebaran jalan.

“Jalan akan kita lebarkan, seiring dengan perluasan dan pengembangan perbukitan Watu Kumpul untuk kegiatan olah raga paralayang,” katanya.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi