Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (2 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (8 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (9 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (10 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (12 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (13 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (23 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 05 Agustus 2021, 20:58 WIB 775 PDF

Dinonaktifkan, Tim Relawan Pemulasaran Jenasah Covid-19 Tetap Jadi Mitra Pemkab

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dinonaktifkan, Tim Relawan Pemulasaran Jenasah Covid-19 Tetap Jadi Mitra Pemkab
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWES | Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., didampingi Ketua Komisi D DPRD Kab. Blora Gus Labib Hilmi yang juga Ketua Relawan Penanganan Covid 19 menon-aktifkan sementara Tim Relawan unit Pemulasaran Jenasah yang selama ini bertugas di RSUD Blora dan RSUD Cepu, Kamis (5/8/2021).

Dok. Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

Hal ini dilakukan pasalnya angka kematian covid 19 di Blora sudah mulai menurun. Sehingga pemulasaran jenasah sudah dapat ditangani oleh pihak rumah sakit.

Dalam sambutannya Bupati Blora mengucapkan terimakasih kepada para relawan karena sudah membantu Kabupaten Blora dalam hal pemulasaran jenasah.

“Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, tiada kata yang bisa saya sampaikan pengabdian dan dedikasi teman-teman relawan yang luar biasa. Saya selalu memantau kerja teman-teman dari kiriman vidio yang telah dikirimkan kepada saya,”ucap Bupati.

“Kemarin saya ngantor di RSUD Blora, langsung meninjau namun tendanya sudah dibubarkan. Untuk pasien Covid 19 tinggal 11 orang dan yang meninggal hanya 1 orang. Semoga angka covid 19 segera turun, tidak seperti puncaknya bulan Juli lalu yang sehari meninggal ada 19 orang,” tegas Mas Arief, sapaan akrab Bupati.

Pihaknya mengungkapkan bahwa relawan ini tidak dibubarkan hanya saja di non-aktifkan sementara karena kasus nya yang semakin hari semakin menurun

“Acara ini tidak jadi pembubaran relawan pamulasaran jenasah namun di off kan sementara untuk membantu tugas selanjutnya. Salah satunya menjadi mitra dari Pemda untuk membantu tugas sosial, seperti untuk masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak huni dan memberantas kemiskinan seperti tim relawan pasukan Pink yang ada di Posko Gertak Trenggalek. ” lanjut Bupati.

“Saya ingin temen-teman semua tetap mendampingi kita melakukan kerja yang bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Kabupaten Blora, dan saling gotong royong,” pungkasnya.

Ketus DPRD Komisi D Gus Labib Hilmi, menyampaikan maksud dibentuknya relawan ini adalah untuk membantu penanganan covid-19 unit pemulasaran jenasah di Blora.

“Tujuan kami untuk membantu Pemerintah dalam menangani pemulasaran jenasah covid-19 serta melibatkan partisipasi masyarakat sebagai relawan yang melaksanakan pelayanan pemulasaran jenasah Pasien Suspek/Probable/konfirmasi Covid-19),” ungkap Gus Labib.

Dalam laporannya Gus Labib mengungkapkan bahwa jumlah yang dibantu dalam pemulasaran jenasah di Blora dan Cepu cukup banyak.

“Kita sampaikan menurut data bulan Juli lalu untuk wilayah Blora telah melaksanakan pemulasaran jenasah sebanyak 130 jenasah, untuk wilayah Cepu telah melaksanakan pemulasaran jenasah sebanyak 76 jenasah,” tegasnya.

Salah satu relawan penangan covid 19 Pendeta Andi Viki Manayang menyampaikan keluh kesah selama bergabung menjadi tim relawan pemulasaran jenasah selama satu bulan yang lalu.

“Kesan pesan kami selama bergabung menjadi tim relawan merupakan kebanggaan tersendiri. Kami tergabung dari berbagai organisasi masyarakat bisa merasakan kebhinekaan tunggal eka nya kental sekali, dari awalnya yang tidak kenal menjadi kenal ,” ungkap Andi.

Disampaikannya, adanya tim relawan ini masyarakat banyak terbantu. Dengan instruksi Bupati tim ini terbentuk, ternyata banyak masyarakat dan kami semua yang senang terlibat. Kami dari tim saling berkoordinasi siapa yang siap untuk berangkat dan standby, jadi ketika tengah malam saat orang-orang tidur, kami jalan, kami memikul jenazah.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Direktur RSUD Blora, Ketua PMI, Ketus PD Muhammadiyah, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja. ***Tim.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi