Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (7 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (14 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (23 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 09 Mei 2024, 08:01 WIB 1,893 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Diklat Pemberdayaan CUSS Bersama Pande, Laksanakan Pendampingan KUBn Padi

Penulis: Kabiro Luwu
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Diklat Pemberdayaan CUSS Bersama Pande, Laksanakan Pendampingan KUBn Padi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Luwu

SULSEL, INFODESANEWS | Kelompok Usaha Binaan (KUBn) Padi Tokatimbang Desa Mari-Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan di Tempat Pelayanan (TP) Saluampak Credit Union Sauan Sibarrung (CUSS).

Untuk membangun dan memotivasi petani padi, tidak lepas dari potensi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM) pengelolanya. Kemajuan sektor petani padi di CUSS harus memerlukan SDM unggul dibidangnya.

Hal tersebut dipaparkan Anthonius Julianus, Staf Diklat Pemberdayaan TP Saluampak CUSS Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim pemberdayaan, komite, Aktivis/ Sangayoka bersama Pande, Rabu 8 Mei 2024 melaksanakan pendampingan kelompok usaha binaan padi (KUBn) Sipatuo diteritori Dusun Tokatimbang Desa Mari Mari Kecamatan Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel).

Disampaikan Anthonius Julianus didampingi Pande Yustus Bunga TP Saluampak CUSS bahwa,” kegiatan pendampingan KUBn Padi tersebut bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada kelompok padi Sipatuo dalam membangun usaha kolektif dengan kelompok binaan. Selain itu, juga untuk menumbuhkan wirausaha pelaku di bidang pertanian,” sebutnya.

Kegiatan pendampingan tersebut diikuti semua anggota.

Anthonius menyampaikan bahwa, kehadiran pande tenaga-tenaga handal yang berbekal ilmu, teknologi, kreativitas serta wawasan agribisnis diharapkan bisa membantu petani padi, jagung dan peternakan. Para pande atau sangayoka ini juga bisa bersinergi dalam pengembangan usaha bersama kelompok pertanian, peternakan, perikanan dalam memberikan solusi untuk meningkatkan kinerja produksi nantinya.

“Selain itu, bisa juga membantu peningkatan ekonomi keluarga dan anggota KUBn, serta membantu meningkatkan daya saing dengan  membangun bisnis kolektif berbasis pertanian,” ujarnya.

Anthon menegaskan bahwa, pemenuhan kebutuhan bahan pangan merupakan tugas yang harus dilakukan, dan tidak boleh berhenti. Untuk itu, diperlukan peran dari pande yang mempunyai loyalitas dan integritas untuk melakukan pendampingan sekaligus mengembangkan usaha bersama kelompok padi dan ternak.

“Perlu dilakukan tiga transformasi yakni, transformasi kelembagaan, transformasi ekonomi, transformasi inovasi dan teknologi,” terangnya.

Sementara pande memberikan contoh konkrit yang harus dilakukan pendampingan pertanian dalam memberdayakan kelompok padi dan ternak, antara lain dengan optimalisasi produksi, akses pembiayaan Kredit di CU serta program kemitraan.

“Pendamping kelompok pertanian padi harus mencetak dirinya sendiri menjadi petani padi yang mandiri, sekaligus menjadi agen perubahan bagi pertanian padi dalam kelompok binaan dan berperan dalam menumbuhkan petani dalam usaha lainnya,” tambahnya.

“Mari bersama-sama membangun kelompok yang sadar dan berkelanjutan,” jelasnya lagi, seraya menambahkan setiap KUBn anggota semakin berkualitas dan mampu menghantarkan anggota mencapai hidup yang berkualitas.

Sekadar diketahui bahwa CU Sauan Sibarrung memiliki tenaga sangayoka dan pande atau volunteer yang bersedia memberikan waktu dan tenaganya untuk mendampingi kelompok binaan. Sangayoka dan pande ini penting keberadaannya di CUSS sehingga mereka membantu pengurus dan staf dalam melakukan sosialisasi, promosi dan edukasi, menjadi penggerak dikelompok binaan dan komunitas, membantu staf merekrut anggota baru dan dapat membantu penagihan.

Pewarta : Yustus

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Luwu

Kabiro Luwu

Kepala Biro Luwu

Koordinator liputan daerah Sulawesi Selatan, Luwu Raya, dan sekitarnya.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi