LAMPUNG SELATAN INFODESANEWS – Seorang warga Desa Kali Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, meninggal dunia saat singgah di SPBU Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (3/6/2026).
Korban diketahui bernama Ermi (72), yang sebelumnya menghadiri acara resepsi pernikahan keponakannya di Lampung Selatan. Saat hendak kembali ke kampung halamannya di Cirebon menggunakan kendaraan travel bersama adik dan keponakannya, korban mengalami kondisi kesehatan yang menurun hingga akhirnya meninggal dunia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 16.00 WIB korban bersama keluarganya memulai perjalanan pulang menuju Kabupaten Cirebon. Ketika kendaraan berhenti di SPBU Desa Kota Dalam, Kecamatan Sidomulyo, korban turun untuk buang air besar di toilet SPBU.
Setelah selesai buang air besar, korban mengeluhkan tubuhnya terasa lemas. Adik korban yang saat itu mendampingi kemudian membantu membaringkan korban di lantai selasar toilet SPBU. Namun tidak lama kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia.
Mengetahui kejadian tersebut, petugas SPBU segera menghubungi Kepala Desa Kota Dalam dan pihak kepolisian setempat. Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi menggunakan kendaraan roda empat menuju Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo untuk penanganan lebih lanjut.
Dari keterangan keluarga, korban sebelumnya memang memiliki riwayat penyakit jantung dan asma serta diduga mengalami kelelahan selama perjalanan. Keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Sementara itu, pihak keluarga sempat menunggu kedatangan kerabat dari Kecamatan Tanjung Bintang guna bermusyawarah terkait pemulangan jenazah ke kampung halaman.
“Jenazah korban berada di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo sambil menunggu keputusan keluarga. Pada pukul 20.20 WIB, jenazah akhirnya dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan di Desa Kali Mekar, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat,” demikian keterangan yang diperoleh.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pelaku perjalanan jarak jauh untuk memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
(Red/Bambang)