Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (11 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Juni 2025, 12:36 WIB 637 PDF

Desa Sembongin Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga

Kabiro Blora
Oleh: Kabiro Blora • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Sembongin Gelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Rumah Tangga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Kabiro Blora

BLORA, INFODESANEWS – Desa Sembongin menyelenggarakan pelatihan pembuatan pupuk organik dari limbah rumah tangga, Kamis (22/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Ibu PPK Desa Sembongin, perwakilan PKK, serta puluhan warga yang antusias mempelajari pengolahan sampah dapur menjadi pupuk bernilai ekonomi.

Ketua PKK, Ida Sulistia, memaparkan, langkah-langkah praktis pembuatan pupuk organik. Sisa sayuran, kulit buah, atau ampas teh dapat diolah dengan metode kompos takakura atau fermentasi EM4.

“Cara ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menghasilkan pupuk ramah lingkungan,” jelasnya.

Ida menambahkan, bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program desa untuk meningkatkan kemandirian warga.

“Pupuk organik dapat mengurangi biaya pertanian sekaligus mendukung pertanian berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Salah satu peserta, Marsinah (45), mengaku terbantu dengan pelatihan ini, dulu limbah rumah tangga hanya dibuang.

“Sekarang saya bisa mengubahnya menjadi pupuk untuk kebun,” ujarnya. Ia juga berharap adanya pendampingan lanjutan untuk mengoptimalkan hasil.

Kegiatan diakhiri dengan praktik langsung pembuatan pupuk dan pembagian modul panduan. Peserta sepakat mengadakan pertemuan rutin untuk mengevaluasi hasil pupuk yang telah diaplikasikan di kebun masing-masing.*Red

Oleh: Kabiro Blora

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Kabiro Blora
Jurnalis Terverifikasi Kepala Biro Blora

Kabiro Blora

Koordinator pewarta dan liputan wilayah Blora, Sesarengan mBangun Blora, Jawa Tengah.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi