Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (2 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (3 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (16 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (23 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 23 Oktober 2020, 15:23 WIB 1,791 PDF

Desa Cintamulya Jadi Percontohan Program Kerja Desa Lampung Berjaya

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Desa Cintamulya Jadi Percontohan Program Kerja Desa Lampung Berjaya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan menjadi prototipe pilot project (percontohan pengembangan awal) Smart Village Program Kerja Desa Lampung Berjaya Tahun 2020.

Hal itu terungkap dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Program Smart Village yang diadakan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Provinsi Lampung di Swiss-Bell Hotel Lampung, Bandar Lampung, pada Jumat (23/10/2020).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto itu, diikuti para Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kabupaten se-Provinsi Lampung.

Dalam acara itu turut hadir pula Wakil Gubernur Lampung, Hj. Chusnunia Chalim, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Transmigrasi (PMDT) Provinsi Lampung, Zaidirina beserta sejumlah pejabat utama dilingkup Pemerintah Provinsi Lampung.

Dalam laporannya, Kepala Dinas PMDT Provinsi Lampung, Zaidirina mengatakan, lokasi sasaran pilot project smart village Provinsi Lampung tahun 2020 sebanyak 30 desa/pekon/tiyuh. Dengan empat desa sebagai prototipe.

“Pertama Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Desa Podomoro Kecamatan Pringsewu Kabupaten Pringsewu, Desa Sribhawono Kecamatan Bandar Sribhawono Lampung Timur, dan Desa Cintamulya Kecamatan Candipuro Kabupaten Lampung Selatan,” kata Zaidirina.

Sementara, Wakil Gubernur Lampung, Chusnunia Chalim dalam arahannya meminta kepada dinas terkait terutama pihak pemerintah kabupaten untuk berkolaborasi bersama menemukan dan memetakan potensi desa yang menjadi pilot project smart village.

“Kemudian berkolaborasi lagi me-manage potensi-potensi tersebut. Diolah sedemikian rupa untuk menjual desa. Tentang teknis bukan hal utama, tapi yang utama adalah mencari potensi desanya dulu. Kalau soal fasilitas semua difasilitasi,” ujarnya.

Wanita yang akrab disapa Nunik ini juga meminta kepada peserta FGD tersebut agar mengikuti dan memahami program smart village tersebut dengan baik.

Sebab katanya, melalui kegiatan itu antara desa satu dengan desa yang lain bisa saling menginspirasi dan sharing dalam menggali potensi untuk memajukan desanya.

“Yang perlu saya garis bawahi, program smart village bukan program bikin aplikasi atau program yang tergantung dengan sinyal internet. Yang paling utama kita bisa berganden tangan antar desa, kabupaten dan provinsi mendorong kemajuan desa,” kata Nunik.

Disisi lain, Kepala Dinas PMD Kabupaten Lampung Selatan, Rohadian mengungkapkan, dalam mendukung program smart village tersebut, Kabupaten Lampung Selatan mengusung program SMILE (SmartVillage Ecosystem Lampung Selatan).

Dia menjelaskan, program SMILE adalah konsep pengembangan Desa Cerdas dengan penguatan pada ekosistem di desa sebagai bentuk nyata pemberdayaan masyarakat.

“SMILE dibangun dengan konsep kolaboratif antar pihak sesuai dengan porsi, keunggulan dan kewenangan masing-masing pihak,” terang Rohadian disela-sela menghadiri acara FGD tersebut bersama Kepala Dinas Kominfo, M. Sefri Masdian.

Selain dukungan infrastruktur, Rohadian juga berharap, pengembangan smart village bisa didukung oleh pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam mentransformasi informasi dan pengembangan sumber daya manusia kedepannya.

“KIM merupakan wahana komunikasi antar masyarakat. Mitra komunikasi pemerintah daerah dan sarana peningkatan literasi masyarakat serta sarana diseminasi atau penyeberluasan informasi,” kata Rohadian. (rilis/kmf)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi