Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 21 Maret 2026, 12:27 WIB 1,453 PDF

Dari Mimbar ke Aksi Nyata, Dwi Riyanto Tutup Idul Fitri dengan Santunan dan Bantuan Masjid

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dari Mimbar ke Aksi Nyata, Dwi Riyanto Tutup Idul Fitri dengan Santunan dan Bantuan Masjid
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu (21/03/2026) menjadi ajang penuh makna bagi anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Lampung Selatan, Dwi Riyanto. Tak hanya menjalankan ibadah, ia juga menghadirkan pesan spiritual sekaligus aksi sosial di tengah masyarakat.

Dwi Riyanto didaulat menjadi imam sekaligus khatib dalam pelaksanaan Shalat Id di Masjid Al-Falah, Dusun Tanjung Sari, Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang.

Pelaksanaan Shalat Id berlangsung khidmat. Selain memenuhi ruang dalam masjid, ratusan jamaah juga memadati halaman. Diperkirakan lebih dari 500 jamaah hadir, mayoritas merupakan masyarakat petani setempat yang antusias mengikuti rangkaian ibadah.

Dengan mengenakan jas hitam dipadu sarung, sosok yang akrab dijuluki “konco yasinan” itu menyampaikan khutbah bertema evaluasi diri.

Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah menjadikan Idul Fitri sebagai momentum meningkatkan rasa syukur serta mempererat kedekatan kepada Allah SWT.

Masjid Al-Falah bukan tempat yang asing baginya. Ia mengenang masa kecilnya yang lekat dengan aktivitas keagamaan di lokasi tersebut. Dari sanalah, ia pertama kali mengenal tradisi yasinan yang kemudian melekat dalam perjalanan hidupnya hingga kini.

Dalam khutbahnya, ia juga mengajak jamaah bernostalgia dengan kondisi masa lalu. Ia menggambarkan keterbatasan fasilitas ibadah, mulai dari tempat wudhu berbahan bambu, sumur timba, lampu petromaks, hingga alas tikar sederhana. Namun, menurutnya, keterbatasan tersebut tidak pernah mengurangi semangat ibadah masyarakat.

“Justru hari ini, ketika fasilitas sudah jauh lebih baik, seharusnya kualitas ibadah kita juga semakin meningkat,” pesannya.

Ia juga mengajak jamaah untuk mendoakan umat Islam di berbagai belahan dunia, khususnya di Palestina dan Iran, agar diberikan keselamatan di tengah situasi konflik. Menurutnya, suasana damai yang dirasakan saat ini harus menjadi alasan kuat untuk terus bersyukur.

“Lebaran ini hendaknya menjadi titik balik untuk memperkuat keimanan, memperbanyak syukur, dan menjaga persatuan,” tegasnya.

Selain itu, ia turut mengajak masyarakat untuk senantiasa mendoakan Indonesia agar tetap dalam kondisi aman dan sejahtera di berbagai sektor.

Usai menunaikan khutbah, Dwi Riyanto turun dari mimbar dan bersalaman dengan jamaah dalam suasana halal bihalal yang hangat.

Momen tersebut berlanjut dengan aksi nyata kepedulian, di mana ia memberikan santunan kepada para janda dan duda, serta bantuan untuk kas Masjid Al-Falah.
Langkah itu menjadi penutup yang menguatkan makna Idul Fitri, bukan hanya sebagai perayaan spiritual, tetapi juga momentum berbagi dan mempererat silaturahmi.

Aksi tersebut juga menjadi bentuk penghormatan kepada para sesepuh dan masyarakat setempat. Terlebih, Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, selama ini dikenal sebagai salah satu basis dukungan yang turut mengantarkan Dwi Riyanto menjabat sebagai anggota dewan selama dua periode.

Dengan perpaduan antara pesan keagamaan dan aksi sosial, kehadiran Dwi Riyanto di tengah masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri kali ini meninggalkan kesan mendalam—bahwa pemimpin tak hanya hadir di ruang kebijakan, tetapi juga di tengah denyut kehidupan warganya. (red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi