Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (12 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (19 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 Mei 2026, 18:58 WIB 2,313 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Dari Batik ke Ruang Kelas, dari Karya ke Makna: TK Bintang Sakti Hadirkan Pembelajaran Berbasis Budaya

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dari Batik ke Ruang Kelas, dari Karya ke Makna: TK Bintang Sakti Hadirkan Pembelajaran Berbasis Budaya
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Semangat inovasi dalam dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh TK Bintang Sakti melalui kolaborasi inspiratif bersama DYPAS Batik.

Mengusung konsep pembelajaran kreatif dan transformatif, batik kini tak hanya dipandang sebagai karya seni, tetapi juga sebagai media edukasi yang sarat nilai.

Kegiatan ini menghadirkan suasana belajar yang berbeda di ruang kelas. Anak-anak diajak tidak sekadar mengenal motif dan warna, tetapi juga memahami makna filosofis di balik setiap corak batik.

Pendekatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan karakter, kreativitas, serta kecintaan terhadap budaya bangsa sejak usia dini.

Melalui sentuhan guru transformatif tingkat nasional dari DYPAS Batik, proses belajar dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Anak-anak terlibat langsung dalam aktivitas kreatif yang merangsang imajinasi sekaligus memperkuat identitas budaya mereka.

“Batik bukan sekadar kain bermotif, tetapi juga cerminan nilai kehidupan dan warisan budaya yang harus dikenalkan sejak dini,” ujar Yuni Pandu Ambar Sri Wulandaru salah satu pengajar dalam kegiatan tersebut.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik semata, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecintaan terhadap jati diri bangsa.

Belajar pun menjadi lebih bermakna—tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga merasakan, memahami, dan mencintai identitas negeri sendiri.

Dengan langkah inovatif ini, TK Bintang Sakti berharap dapat terus menghadirkan metode pembelajaran yang inspiratif, sekaligus mencetak generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan bangga akan budaya Indonesia.
(Red)

sumber https://www.instagram.com/reel/DX3Y4VpSB1d/?igsh=dnU0bmhlc2Z0Mmhl)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi