Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (2 menit yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (1 jam yang lalu) • Kementerian Kehutanan Dorong Pengelolaan Perhutanan Sosial Berkualitas di Blora (2 jam yang lalu) • Pemkab Blora Akan Undang Kementerian PU Bahas Progres Bendungan Cabean dan Karangnongko (2 jam yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Rejomulyo Tahun 2027 Fokus Pada Pembangunan Infrastruktur (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Anyar Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Pimpin Acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Dan Purna Bhakti (10 jam yang lalu) • Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (1 hari yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 hari yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Januari 2022, 18:08 WIB 587 PDF

Dalam Waktu Dekat Dinsos Lamsel Akan Evaluasi Penyaluran Bansos

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Dalam Waktu Dekat Dinsos Lamsel Akan Evaluasi Penyaluran Bansos
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Selatan, Martoni Sani, S.Sos., M.H. kepada wartawan menyatakan sedang melakukan konsolidasi persiapan evaluasi penyaluran bantuan sosial (Bansos), baik program PKH, sembako maupun BST dengan pihak terkait.

“Dalam waktu dekat ini rencananya kita akan gelar evaluasi penyaluran bansos secara menyeluruh,” kata Martoni di ruang kerjanya, Senin 17 Januari 2022.

Kendati demikian, menurut Martoni, yang mendapat perhatian lebih untuk dievaluasi adalah program kartu sembako BPNT. Dimana di dalam program bansos pangan tersebut, dikatakan Martoni, masih banyak menjadi keluhan oleh masyarakat.

“Bukan artinya di dalam program bansos lain tidak ada masalah dan tidak perlu dievaluasi, namun untuk program sembako ini yang ternyata yang masih banyak dikeluhkan oleh masyarakat,” imbuhnya seraya mengaku beberapa waktu lalu dinsos bahkan sempat di-hearing oleh DPRD terkait program BPNT ini.

Lebih lanjut dikatakan mantan kepala DPMPPTSP ini mengungkapkan, prinsip dasar dalam pelaksanaan program sembako ini adalah prinsip 6T, yakni tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi.

“Pelaksanaan program sembako ini mengacu pada prinsip 6T. Artinya, evaluasi yang nantinya dilakukan berkaitan dengan 6T tadi. Saat ini, baik dinsos maupun pihak terkait lainnya masih menginventarisir apa saja yang menjadi kendala dalam pelaksanaan program. Kemudian nantinya akan kita bahas dalam evaluasi untuk bagaimana mencari solusi terbaik,” tutur Martoni seraya mengatakan tidak menutup kemungkinan didalam evaluasi itu nantinya akan melakukan terobosan yang cukup besar sebagai upaya penanggulangan.

Martoni mengatakan, sejak didapuk sebagai kepala dinas beberapa waktu lalu, dia telah mendeteksi sejumlah permasalahan dalam program bansos pangan. Seperti penyaluran KSS (Kartu Keluarga Sejahtera), saldo nol, hingga pelaksanaan program yang tidak sesuai dengan 6T.

(row)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi