Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (10 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (17 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 07 Desember 2019, 14:34 WIB 1,354 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

DAK Fisik Bumi Lamaranginang Hampir Terserap 100 %

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

DAK Fisik Bumi Lamaranginang Hampir Terserap 100 %
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUWU UTARA, INFODESANEWS – Serapan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik pada Dinas Pendidikan per September 2019 penyerapannya 91%, capaian outputnya baru 72%. Untuk bidang Kesehatan 93% penyerapannya dan output baru 89%.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah(BPKAD) Luwu Utara, Baharuddin Nurdin pada media ini, Sabtu(6/12) bahwa, serapan Dana Alokasi Khusus(DAK) 2019 sudah hampir 100%.

”Dana Alokasi Khusus di bidang Sanitasi penyerapannya sudah 100% sedang outputnya 75%, di bidang Pertanian 99% outputnya 82%, sedang di bidang Perikanan dan Kelautan 75% penyerapannya, outputnya baru 72%.

“Baharuddin Nurdin memaparkan bahwa, untuk bidang Pariwisata 0% penyerapannya dan 0% outputnya, sedang di bidang jalan 69% penyerapannya 84% outputnya. Untuk bidang Kesehatan penugasan(DAK) baru 71% penyerapannta outputnya sudah 100%. Di bidang air minum 100% penyerapannya outputnya 71%. Dan di hidang Sanitasi 92% penyerapannya output baru 70%,” jelas Kepala Badan PKAD.

Lanjut Baharuddin penyerapan di bidang Irigasi sudah 93% outputnya 77%, di bidang Pasar 93% penyerapannya outputnya 75%,” jelas Kaban PKAD Lutra.

Ditambahkannya, untuk DAK AFFIRMASI di bidang transpirtasi 99% penyerapannya outputnya sudah 79%. Di bidang Pendidikan 100% penyerapan outputnya sudah 73%, bidang air minum 92% penyerapannyan outputnya sudah 100%, dan terakhir di bidang Sanitasi 96% penyerapannya dan 75% outputnya,” pungkas Baharuddin Nurdin.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi