Minggu, 4 Oktober 2026
TERKINI
• Pelajaran Berharga Rocky Gerung Itu Bernama 'Realitas' (14 jam yang lalu) • Meriahkan HUT TNI, Kodim 0906/Kkr Gelar Turnamen Sepak Bola Bagi Pelajar (17 jam yang lalu) • Plat Besi Bikin Curiga,Polisi Temukan 27 Kilogram Sabu Di Innova (1 hari yang lalu) • Laporan Seno Aji:OMBUDSMAN Periksa Ulin Nuha Kepala BPN Bandar Lampung (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Di Desa Marga Agung Tahun 2027 Fokus Pada Infrastruktur Dan Pertanian (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Marga Kaya Ikuti RPJMDes (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Desa Gedung Harapan Tahun 2027 Fokus Pembangunan Jalan Lingkungan (1 hari yang lalu) • Pemkab Lamsel Buka Akses Dokumentasi Kegiatan, Tinggal Scan QR Code Bisa Unduh Gratis (1 hari yang lalu) • Kementerian Kehutanan Dorong Pengelolaan Perhutanan Sosial Berkualitas di Blora (1 hari yang lalu) • Pemkab Blora Akan Undang Kementerian PU Bahas Progres Bendungan Cabean dan Karangnongko (1 hari yang lalu)
INFODESA 08 Oktober 2021, 08:57 WIB 2,578 PDF

Cegah Radikalisme dan Separatisme, Korem Pesan Waspada dan Hati-Hati Untuk Seluruh Komponen Bangsa

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Cegah Radikalisme dan Separatisme, Korem Pesan Waspada dan Hati-Hati Untuk Seluruh Komponen Bangsa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PURWOKERTO,INFODESANEWS.COM – Maraknya perkembangan paham Radikalisme dan Separatisme belakangan ini perlu disikapi dengan waspada dan hati-hati oleh seluruh komponen bangsa.

Hal tersebut diungkapkan Danrem/071 Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safudrin, S.I.P., dalam sambutannya yang di bacakan oleh Kasiter Rem 071/Wk Letkol Inf Eddy Lallo pada acara Pembinaan Komunikasi Sosial Cegah Tangkal Radikalisme dan Separatisme di Makorem 071/Wijayakusuma, Kamis (30/9/2021).

“Akhir-akhir ini Bangsa Indonesia dihadapkan pada berbagai ujian dan tantangan baik itu yang berhubungan dengan pandemi Covid-19, maupun perkembangan berbagai bentuk gerakan yang dilakukan oleh elemen-elemen radikal atau yang sering disebut kelompok garis keras,” ujarnya.

Gerakan Radikal sebagai suatu pandangan, paham dan gerakan yang menolak secara menyeluruh terhadap tatanan, tertib sosial dan paham politik yang ada dengan cara perubahan atau perombakan secara besar-besaran melalui jalan kekerasan.

Sedangkan Separatisme merupakan gerakan untuk mendapatkan kedaulatan guna memisahkan diri dari wilayah suatu negara karena ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah, kondisi politik, ekonomi, sosial, budaya maupun alasan lain.

“Guna mencegah berkembangnya paham tersebut, diperlukan komitmen kebangsaan dan rasa persatuan dari seluruh elemen bangsa.

Dikatakan, dalam mencegah kegiatan radikalisme dan separatisme tersebut tidak bisa dilakukan secara perorangan, tetapi harus bahu-membahu dan bersama-sama,” tegasnya.(Didi)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi