Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
INFODESA 17 Agustus 2025, 08:34 WIB 1,103 PDF

Catatan Haru Seorang Jurnalis di Hari Kemerdekaan

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Catatan Haru Seorang Jurnalis di Hari Kemerdekaan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG, INFODESANEWS — Detik demi detik upacara HUT RI terasa begitu khidmat. Sang Merah Putih perlahan naik ke langit pagi, diiringi lantunan lagu kebangsaan yang menggema penuh semangat. Di balik barisan peserta upacara, seorang jurnalis berdiri dengan pena dan kertas di tangannya. Ia berusaha menangkap setiap momen, setiap detail, setiap rasa yang hadir di tengah lapangan itu.

Namun di balik tugasnya menulis, ada getar haru yang sulit ia sembunyikan. Saat melihat para pelajar dengan seragam putih-putih yang rapi, ia teringat pada cita-cita bangsa yang diwariskan oleh para pejuang. Saat menyaksikan veteran yang tegak meski renta, matanya berkaca-kaca. Ada rasa bangga, ada juga rasa tanggung jawab yang menggelayut di dadanya.

Sebagai jurnalis, ia tahu dirinya bukan sekadar melaporkan jalannya upacara. Ia sedang merekam sejarah kecil dari sebuah bangsa besar. Ia sedang menulis tentang makna kemerdekaan, bukan hanya tentang protokol dan susunan acara. Dalam setiap kata yang ia goreskan, terselip doa agar kemerdekaan ini terus terjaga, agar semangat persatuan tak pernah pudar.

Hari itu, di antara barisan bendera, dentuman drum, dan doa yang mengalun, seorang jurnalis menemukan kembali makna kemerdekaan bagi dirinya: sebuah perjalanan panjang yang layak dikenang, ditulis, dan diwariskan lewat kata-kata. (Penulis Sugeng)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi