Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (2 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (2 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu)
NASIONAL 10 Februari 2025, 19:27 WIB 420 PDF

Buruknya Akses Jalan Menghambat Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Buruknya Akses Jalan Menghambat Pertumbuhan Ekonomi dan Pendidikan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Warga di dusun Ciliwak Desa Suak Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan, mengeluhkan buruknya kondisi jalan lingkungan yang sudah lama tidak diperbaiki.

(fr kondisi jalan dusun kelapa tiga menuju SMP Negeri Satap Desa Suak Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan)

Kondisi Jalan yang berlubang, berlumpur saat hujan, dan berdebu saat kemarau menyebabkan berbagai masalah bagi masyarakat, terutama dalam hal mobilitas dan keselamatan.

Salah satu warga, Fitri Maharani mengatakan bahwa kondisi jalan yang rusak sudah berlangsung bertahun-tahun, sejak 2011 tetapi hingga kini belum ada perbaikan dari pemerintah setempat maupun Daerah.

“Saat hujan, jalanan jadi licin dan becek, bahkan sulit dilalui kendaraan roda dua. Sedangkan saat musim kemarau, debu dan lubang yang sangat menghawatirkan keselamatan pengguna jalan.”kata Fitri yang berprofesi sebagai guru Satap di dusun setempat.

Buruknya akses jalan juga berdampak pada perekonomian warga. Pedagang dan petani kesulitan mengangkut barang dagangan, sementara anak-anak yang bersekolah harus ekstra hati-hati saat melewati jalan yang rusak.

“Kami berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu,” tambah warga lainnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suak, Juli Wahyudin, menyatakan bahwa pengajuan perbaikan jalan tersebut sudah sering diajukan ke pemerintah melalui dinas PU-PR namun belum ada realisasinya.

“Jika pembangunan ini masuk dalam rencana anggaran dana desa maka tidak mungkin dapat terealisasi keseluruhan mengingat panjang jalan, sepanjang 7 kilometer. Disisi lain keterbatasan anggaran Dan Desa menjadi kendala utama dalam percepatan perbaikan jalan.”kata Juli pada infodesanews.com, Senin (10/2/2025)

Kami berharap agar pemerintah lebih cepat dalam menangani permasalahan ini, mengingat jalan lingkungan adalah akses vital bagi aktivitas sehari-hari.

“Jika dibiarkan terlalu lama, dikhawatirkan kondisi jalan semakin memburuk dan membahayakan keselamatan warga dan pengguna jalan lainnya.”pungkas Juli dalam keterangannya. (red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi