Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (6 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (15 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (15 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (21 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (3 hari yang lalu)
INFODESA 15 November 2019, 21:30 WIB 2,304 PDF

Bupati Resmikan Pencanangan 9 Kampung Kb Di Kecamatan Banjarejo

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Resmikan Pencanangan 9 Kampung Kb Di Kecamatan Banjarejo
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Upaya Pemkab Blora untuk terus memperbaiki kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dari sektor kependudukan dan keluarga berencana terus digalakkan. Salah satunya dengan melanjutkan pembentukan Kampung KB di desa-desa. Seperti yang dilakukan pada Jumat siang (15/11/2019), ada 9 Kampung KB yang diresmikan oleh Bupati Djoko Nugroho.

Sembilan Kampung KB ini ada di Kecamatan Banjarejo, yakni Kampung KB Desa Karangtalun, Desa Balongsari, Desa Sumberagung, Desa Wonosemi, Desa Mojowetan, Desa Gedongsari, Desa Bacem, Desa Sidomulyo, dan Desa Klopoduwur.

Peresmian sekaligus pencanangan Kampung KB dipusatkan di Desa Karangtalun, yang dilakukan Bupati dengan pemotongan pita pada gapura masuk desa dan pemukulan gong. Didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dindalduk KB), dan Forkopimcam Banjarejo.

Turut hadir para Kepala Desa dari masing-masing Kampung KB dan masyarakat setempat. Dalam peresmian Kampung KB serentak ini juga dibuka pelayanan kesehatan dan KB gratis oleh Dindalduk KB bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan beberapa OPD terkait.

Di hadapan Bupati dan rombongan, Camat Banjarejo, Moh Zaenuri, mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kesediaannya untuk mencanangkan 9 Kampung KB di wilayahnya yang dipusatkan di Desa Karangtalun.

“Dari 20 Desa se Kecamatan Banjarejo, baru 9 Desa yang memiliki Kampung KB. Kami berharap desa-desa lainnya bisa segera menyusul,” ucap Moh Zaenuri.

Adapun Kepala Dindalduk KB, Achmad Nur Hidayat, menerangkan bahwa pencanangan Kampung KB ini merupakan kerja bareng lintas sektoral.

“Kampung KB merupakan kerja bareng dengan beberapa OPD dan organisasi terkait. Yang sudah dicanangkan Bapak Bupati harus memiliki perbedaan dengan desa-desa yang belum dicanangkan. Kampung KB harus punya brand masing-masing, punya ciri masing-masing. Pasca pencanangan harus aktif melaksanakan kegiatan kependudukan dan KB,” ucap Achmad Nur Hidayat.

Sementara itu, Bupati Djoko Nugroho dalam sambutannya menekankan bahwa Kampung KB dicanangkan karena direncanakan untuk kegiatan KB.

“Yang punya anak lebih dari dua, wes stop. Yang baru punya satu anak, segera direncanakan tambah anak satu lagi, tidak nambah malah top. Sing wis ya wis, ojo delok sing wingi-wingi (yang sudah, ya sudah, jangan lihat yang sudah berlalu), semuanya harus lebih baik,” kata Bupati.

Menurut Bupati, sudah tidak ada lagi kalimat banyak anak banyak rejeki. Justru banyak anak banyak resiko.

“Hidup itu banyak resiko, oleh sebab itu semuanya harus direncanakan. Mau nikah juga harus direncanakan. Umurnya sudah cukup apa belum? Fisiknya sudah siap belum? Pekerjaannya? Kalau sudah nikah direncanakan mau punya anak kapan? Mau punya anak berapa, jaraknya juga harus diatur agar bisa tercukupi gizinya dengan baik,” lanjut Bupati.

Itulah yang dinamakan berencana biar masyarakatnya sejahteraa. Tadi disampaikan bahwa  Kampung KB ini merupakan kerja bareng. Sehingga Bupati meminta agar Dana Desa jangan hanya untuk pembangunan fisik saja, namun juga pembangunan SDM.

“Jangan dipakai untuk membangun jalan dan talud saja, tapi juga pemberdayaan masyarakat desanya. Yang punya anak perempuan, jangan buru-buru dinikahkan, biar mereka dewasa dulu secara fisik dan mental,” pungkas Bupati.

Usai meresmikan dan mencanangkan Kampung KB, Bupati melanjutkan peninjauan pelayanan KB yang dibuka untuk masyarakat umum. Serta meninjau pameran kerajinan UMKM, hasil bumi, dan kuliner (makanan ringan). (Tim Liputan  Blora)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi