Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (2 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (9 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (9 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (11 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (12 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (13 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (1 hari yang lalu)
INFODESA 15 Maret 2023, 13:42 WIB 1,812 PDF

Bupati, Nanang Ermanto Buka Pelatihan Tematik Trichoderma

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati, Nanang Ermanto Buka Pelatihan Tematik Trichoderma
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan menggelar Pelatihan Tematik Trichoderma kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Petani Milenial.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bandan Hurip, Kecamatan Palas, dibuka langsung oleh Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto, Rabu (15/3/2023), serta ikut serta pejabat utama dan Kepala Organisasi Daerah (OPD) di Kabupaten Lampung Selatan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan Bibit Purwanto menyampaikan, Pelatihan Tematik Trichoderma tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor pertanian.

Bibit menjelaskan, Trichoderma merupakan salah satu jenis pupuk yang berbentuk jamur yang kini banyak dikembangbiakkan. Hal ini dikarenakan banyaknya manfaat dari penggunaan pupuk organik tersebut, salah satunya yaitu memperbaiki struktur tanah.

“Trichoderma ini sebagai pupuk alternatif yang dapat meningkatkan kesuburan tanah, yang digunakan untuk mengatasi kelangkaan pupuk. Disamping hal tersebut, pelatihan ini salah satu upaya tindak lanjut dari Permentan Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian,” ujar Bibit.

Bibit berharap, dengan adanya pelatihan itu mampu membuka wawasan petani untuk terlepas dari bahan-bahan kimia dan mulai beralih menggunakan pupuk organik dalam proses pertanian.

Mengingat banyaknya bahan disekitar petani yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos sebagai pupuk alternatif.

“Kebutuhan pupuk di Lampung Selatan dari tahun ke tahun pasang surut. Pada tahun 2022 subsidi 58 persen urea dan NPK 22 persen. Sementara pada tahun 2023 ini 92 persen urea dan NPK 47 persen, jadi ada peningkatan yang cukup banyak,” ujarnya lebih lanjut.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto berharap, pelatihan Tematik Trichoderma tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para petani. Sehingga nantinya mampu menambah wawasan dan kemampuan petani dalam mengolah pertanian.

“Ini adalah momen yang sangat penting. Saya sangat mengapresiasi adanya pelatihan tematik ini. Tematik ini sendiri adalah pendekatan dan pembelajaran kepada alam, selama ini tidak kita lakukan. Maka kita patut bersyukur atas pelatihannya hari ini,” kata Nanang.

Nanang juga mengatakan, Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki tingkat kesuburan tanah yang cukup tinggi. Oleh karena itu dirinya berharap, agar hal tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh masyarakat Lampung Selatan.

“Petani yang modern, menguasai ilmu teknologi pertanian. Negara kita ini negara agraris, ini yang harus kita manfaatkan. Mari kita sama-sama manfaatkan waktu luang untuk pendekatan kepada alam untuk memperbaiki kultur tanah agar lebih baik lagi. Jangan wariskan kepada anak cucu kita lahan yang tandus dan tidak bisa diperbaiki,” imbuh Nanang. (Rilis Diskominfo Lamsel)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi