LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan komitmennya mendukung program hilirisasi peternakan ayam sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus menopang pelaksanaan Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komitmen tersebut disampaikan langsung Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menerima audiensi Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian RI, Tri Melasari, di Ruang Kerja Bupati Lampung Selatan, Kamis (5/2/2026).
Program hilirisasi peternakan ayam dinilai strategis karena tidak hanya mendorong peningkatan produksi daging ayam dan telur, tetapi juga memperkuat rantai nilai peternakan secara menyeluruh, dari hulu hingga hilir. Langkah ini sekaligus menjadi instrumen penting dalam menjaga swasembada pangan nasional dan meningkatkan daya saing peternak lokal.
Salah satu fokus utama dalam program tersebut adalah “Ayam Merah Putih”, yang mencakup dukungan bibit unggul, penyediaan pakan, pembangunan kandang, hingga pengembangan industri ayam terintegrasi berbasis kawasan.
Direktur Pakan Ditjen PKH Kementerian Pertanian RI, Tri Melasari, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat fondasi peternakan nasional di tengah dinamika global dan tekanan impor produk pangan.
“Untuk komoditas beras sudah tercapai. Sementara daging ayam dan telur secara nasional sebenarnya mencukupi, namun tantangan terbesar kita adalah menahan arus impor. Karena itu, daya saing peternak harus diperkuat agar sektor ini tetap bertahan dan berkembang,” ujar Tri.
Ia juga menyoroti potensi lonjakan kebutuhan daging ayam dan telur seiring implementasi program MBG secara masif. Tanpa penguatan produksi dari sekarang, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memicu defisit pasokan di masa mendatang.
“Ke depan koordinasi akan terus kita lakukan. Tahap awal yang krusial adalah memastikan legalitas lahan, sehingga pembangunan proyek dapat segera direalisasikan,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan kesiapan daerahnya untuk bersinergi dengan pemerintah pusat. Menurutnya, penguatan sektor peternakan ayam menjadi sangat relevan di tengah tren kenaikan harga sejumlah komoditas pangan.
Egi berharap, program hilirisasi peternakan ayam tidak hanya berdampak pada stabilitas pasokan dan harga, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan peternak lokal serta memperkuat ketersediaan protein hewani bagi masyarakat Lampung Selatan.
“Secara prinsip, sebagai Bupati Lampung Selatan saya siap mendukung penuh program pemerintah pusat. Selanjutnya dinas terkait akan menindaklanjuti kebutuhan teknis di lapangan. Intinya, kami siap bersinergi dan mensupport,” tegas Egi. (red)