Senin, 19 Oktober 2026
TERKINI
• Polres Blora Ungkap Kasus Pencurian Motor di Area Parkiran PDAM, Pelaku Ditangkap dalam 1x24 Jam (51 menit yang lalu) • Bukan Sekadar Data, Dashboard IKAD Diharapkan Buka Peluang Ekonomi Warga Lampung Selatan (52 menit yang lalu) • Drs. Mursito Tawarkan Gagasan MAMA TRAKUMASERA Keterbukaan dan Pembangunan untuk Desa Manang (3 jam yang lalu) • Drs. Mursito Tawarkan Gagasan MAMA TRAKUMASERA Keterbukaan dan Pembangunan untuk Desa Manang (3 jam yang lalu) • Drs. Mursito Tawarkan Gagasan MAMA TRAKUMASERA Keterbukaan dan Pembangunan untuk Desa Manang (3 jam yang lalu) • JAMAL,APINDO Lampung Program Besar Harus Sejalan Dengan Kemampuan APBN (18 jam yang lalu) • Polri Bersama Masyarakat Bantuan Air Bersih, Polres Blora Tuai Apresiasi Warga Tempurejo (19 jam yang lalu) • 40 Siswa SMPN 2 Blora Dilantik Jadi Pramuka Penggalang Garuda (1 hari yang lalu) • HUT Ke 12 Tahun Partai Perindo,DPW Perindo Lampung Bersatu Berdaya Berdampak Bagi Masyarakat (1 hari yang lalu) • Kades Pematang Baru Ditahan,Diduga Korupsi APBDes Hingga 585 Juta (2 hari yang lalu)
NASIONAL Lampung 19 Oktober 2026, 12:31 WIB 21 PDF

Bukan Sekadar Data, Dashboard IKAD Diharapkan Buka Peluang Ekonomi Warga Lampung Selatan

Sugeng
Oleh: Sugeng • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bukan Sekadar Data, Dashboard IKAD Diharapkan Buka Peluang Ekonomi Warga Lampung Selatan
Foto: (Dok Kominfo Lamsel)

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerataan akses keuangan menjadi salah satu tantangan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk mendukung upaya tersebut, Kabupaten Lampung Selatan mengikuti peluncuran Dashboard Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) secara virtual, Senin (19/10/2026).

Kegiatan peluncuran dipusatkan di Kantor Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Jakarta. Agenda ini menjadi bagian dari upaya mendorong perencanaan pembangunan yang lebih terarah berdasarkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, menegaskan bahwa perencanaan pembangunan nasional harus berangkat dari realitas yang terjadi di daerah. Menurutnya, daerah merupakan sumber utama informasi dan kebutuhan yang harus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan.

"Semua hal yang terjadi di Indonesia, mulainya dari daerah. Perencanaan yang direncanakan di kantor ini pun pertama-tama harus bersumber dari daerah," ujarnya.

Penegasan tersebut menempatkan data dan kondisi daerah sebagai aspek penting dalam menentukan arah pembangunan. Dengan memahami kebutuhan masyarakat secara lebih terukur, kebijakan yang disusun diharapkan mampu menjawab persoalan riil, termasuk dalam memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Kehadiran Dashboard IKAD diharapkan dapat mendukung pemetaan akses keuangan daerah sekaligus menjadi referensi dalam mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masyarakat untuk memperoleh layanan keuangan formal.

Akses keuangan memiliki peran penting dalam mendukung kegiatan ekonomi produktif, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), masyarakat perdesaan, serta kelompok masyarakat yang masih memiliki keterbatasan dalam menjangkau layanan perbankan dan pembiayaan.

Melalui pemanfaatan data tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun langkah yang lebih tepat sasaran, memperkuat koordinasi dengan lembaga jasa keuangan, serta mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Bagi Kabupaten Lampung Selatan, perluasan akses keuangan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membuka peluang pengembangan usaha, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mendukung pemerataan kesempatan ekonomi hingga tingkat desa.

Meski demikian, peluncuran dashboard bukanlah tujuan akhir. Tantangan berikutnya adalah bagaimana data yang tersedia benar-benar diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Pemetaan akses keuangan perlu diikuti dengan langkah konkret untuk menjangkau kelompok yang belum terlayani secara optimal, meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai layanan keuangan formal, serta memperluas kesempatan pelaku UMKM memperoleh dukungan pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan mereka.

Dengan demikian, keberhasilan pemanfaatan Dashboard IKAD tidak hanya dilihat dari tersedianya data, tetapi juga dari sejauh mana informasi tersebut digunakan untuk memperbaiki kebijakan dan membuka akses ekonomi yang lebih luas.

Partisipasi Lampung Selatan dalam peluncuran Dashboard IKAD diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat perencanaan pembangunan berbasis data dan kebutuhan masyarakat, sehingga perluasan akses keuangan dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif. (Red/sumber Diskominfo Lamsel)


Oleh: Sugeng
Foto: (Dok Kominfo Lamsel)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #Lampung #infodesanews #kabarindonesia
Sugeng
Jurnalis Terverifikasi Pemimpin Redaksi / Kawil Lampung

Sugeng

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi