Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (14 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (17 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (20 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (21 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (21 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (22 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
PENDIDIKAN 30 Januari 2026, 08:21 WIB 622 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

BEM Universitas Malahayati Gelar Diskusi Publik:Strategi Intelektual Mencegah Redikalisme Dan Terorisme Di Perguruan Tinggi

Penulis: Korwil Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BEM Universitas Malahayati Gelar Diskusi Publik:Strategi Intelektual Mencegah Redikalisme Dan Terorisme Di Perguruan Tinggi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Korwil Lampung

BANDAR LAMPUNG, INFODESANEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malahayati Lampung menggelar Diskusi Publik bertema “Penguatan Peran Kampus sebagai Benteng Ideologi Bangsa: Strategi Intelektual Mencegah Radikalisme dan Terorisme di Perguruan Tinggi” pada Selasa, 28 Januari 2026 di Aula Gedung MCC Universitas Malahayati, Bandar Lampung.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua FKUB Provinsi Lampung Prof. Dr. H. Moh. Baharuddin, M.A., Kanwil Kemenag Provinsi Lampung Mirza Pahlevi, Kasat Intel Polresta Bandar Lampung Kompol Andi Yunara, serta perwakilan Yayasan Mangkubumi Putra Lampung Sulthon Arifudin. Sekitar 100 peserta dari Aliansi BEM se-Provinsi Lampung dan Pok Cipayung Plus Kota Bandar Lampung turut memeriahkan diskusi.

Dalam pemaparannya, Sulthon Arifudin menjelaskan bahwa radikalisme lahir dari cara berpikir kaku, tertutup, dan menolak perbedaan. Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda berada pada fase pencarian jati diri sehingga rentan disusupi ideologi ekstrem. Karena itu, kampus harus menjadi ruang aman untuk menanamkan nilai toleransi, literasi digital, dan penguatan kebangsaan.

“Mahasiswa adalah calon pemimpin masa depan. Jika mereka terpapar radikalisme, maka masa depan bangsa juga terancam,” tegas Sulthon.

Ketua FKUB Provinsi Lampung, Prof. Baharuddin, menekankan pentingnya keseimbangan antara kebebasan beragama dan toleransi. Ia menyebut bahwa intoleransi dan fanatisme sempit merupakan pintu masuk bagi radikalisme yang berpotensi berkembang menjadi terorisme.
“Moderasi beragama, dialog lintas iman, serta penegakan hukum yang adil adalah kunci utama mencegah radikalisme,” ujarnya.

Sementara itu, Mirza Pahlevi dari Kanwil Kemenag Provinsi Lampung menegaskan bahwa mahasiswa merupakan kelompok strategis dalam upaya pencegahan radikalisme. Ia mendorong penguatan nilai Pancasila, NKRI, dan literasi digital agar mahasiswa mampu menyaring informasi dan tidak terpengaruh narasi ekstrem di media sosial.

Dari sisi keamanan, Kompol Andi Yunara mengungkapkan bahwa di wilayah Bandar Lampung terdapat puluhan individu yang masuk dalam pengawasan terkait jaringan radikal dan terorisme. Ia menjelaskan bahwa kelompok radikal menyasar mahasiswa melalui kajian tertutup, pendekatan personal, serta propaganda digital.

“Karena itu kampus harus punya sistem deteksi dini, regulasi yang tegas, serta mendorong mahasiswa dan dosen menjadi agen moderasi,” katanya.

Melalui diskusi ini, BEM Universitas Malahayati berharap kampus tidak hanya menjadi pusat keilmuan, tetapi juga benteng ideologi bangsa yang menanamkan nilai toleransi, moderasi beragama, dan semangat kebangsaan di kalangan mahasiswa.***Ismunadi.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #PENDIDIKAN #infodesanews #kabarindonesia
Korwil Lampung

Korwil Lampung

Koordinator Wilayah Lampung

Koordinator liputan investigasi, hukum, dan peristiwa daerah Lampung.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi