Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (6 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (12 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (20 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (22 jam yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (22 jam yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (22 jam yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (23 jam yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (1 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 12 Januari 2020, 08:28 WIB 1,704 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Banjir Yang Melanda Di Demak, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

DEMAK, INFODESANEWS  – Ratusan rumah di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah terendam banjir akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang, Kamis (9/1/2020).

Selain merendam rumah warga, banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 50–100 cm ini juga menggenangi jalan – jalan desa. Akses warga pun terhambat dan mereka tidak dapat beraktivitas normal seperti biasanya.

Warga terpaksa dievakuasi ke tempat yang lebih aman oleh aparat TNI, Polri, BPBD Demak dan relawan untuk mengantisipasi adanya korban jiwa.

“Kita evakuasi warga ke titik pengungsian di Masjid Bakalrejo, kantor kecamatan dan Koramil Guntur. Data sementara ada 160 rumah yang terendam banjir. Dan warga yang mengungsi 1200 jiwa,”kata Komandan Kodim 0716 Demak Letkol Arh Mohamad Ufis.

Tanggul Sungai Tuntang di Desa Trimulyo jebol sekitar pukul 09.30 WIB. Awalnya, hanya terdapat rembesan saja, sehingga warga dibantu TNI.BPBD Demak dan Polri melakukan upaya pemadatan untuk mencegah tanggul jebol. Namun, upaya gotong royong itu tidak membuahkan hasil karena tanggul tetap tidak mampu menahan derasnya air sehingga jebol dan air masuk ke pemukiman warga.

“Lebar tanggul yang jebol kurang lebih 13 meter dan tingginya 4 meter dan tebal tanggul yang terbuat dari tanah itu 6 meter,” jelas Dandim.

Baca juga –>https://blora.bromohosting.com/pererat-sinergitas-tni-polri-dan-tokoh-masyarakat-gelar-silaturahmi/

“Setelah air surut, kita bersama warga dan unsur terkait akan melaksanakan karya bhakti. Penanggulangan tanggul jebol ini nantinya dilakukan dengan menggunakan alat berat,” tutupnya. Selain Desa Trimulyo, limpasan banjir Sungai Tuntang juga menggenangi Desa Solowire, Kecamatan Kebonagung. (Pendim 0716/Demak)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi