Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (39 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (41 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (44 menit yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (8 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (16 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (17 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (17 jam yang lalu)
INFODESA 30 April 2020, 04:45 WIB 1,022 PDF

Banjir melanda, Babinsa Penajam dan BPBD Pasang Tali Penyeberangan untuk Mengevakuasi Warga

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Banjir melanda, Babinsa Penajam dan BPBD  Pasang Tali Penyeberangan untuk Mengevakuasi Warga
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PENAJAM. INFODESANEWS– Akibat banjir yang melanda Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) sejak Senin (27/4) pukul 18.30 Wita hingga Selasa (28/4/2020) pukul 00.30 Wita. Hujan deras yang berakibat banjir ini terjadi di Kelurahan Nenang dan Kelurahan  Lawe-lawe.

Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud yang di dampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Nurlaila mengungkapkan, “Penyebab terjadinya banjir ini selain disebabkan curah hujan yang tinggi dan durasi yang lama juga disebabkan adanya air pasang laut, sehingga aliran air dari drainase tidak bisa keluar dan meluap ke pemukiman warga,” jelasnya.

Diungkapkannya, untuk Tinggi Muka Air (TMA) di Kelurahan Lawe-Lawe RT 01 dan RT 05 rata rata di dalam rumah mencapai 40-50 cm dan di halaman atau di bawah lantai rumah rata rata kurang lebih 90 cm.

Sementara di Kelurahan Nenang rata rata di dalam rumah kurang lebih 20 cm dan rata rata di jalur masuk perumahan dan di halaman kurang lebih 90 cm.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Nurlaila (BPBD)  Ia menuturkan, upaya pihaknya dibantu TNI, POLRI, PMI Kabupaten PPU serta masyarakat melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir ke lokasi yang lebih aman.

“Hingga hari ini pukul 08.30 Wita, upaya evakuasi terhadap korban terus kami lakukan dengan mengerahkan sejumlah personel gabungan menggunakan perahu evakuasi, selain terhadap korban kita juga mengevakuasi barang barang milik warga yang terendam air,” ujarnya.

Sementara itu, lanjutnya, tim gabungan juga memasang tali penyeberangan lintasan jembatan sungai yang airnya meluap menutup jembatan dengan arus cukup deras, untuk mengevakuasi warga di RT 05 di Kelurahan Lawe-Lawe.

“Kita berharap air segera surut agar warga dapat kembali ke rumahnya masing-masing. Sedangkan tim gabungan terus mewaspadai datangnya hujan susulan saat air laut pasang,” pungkasnya.

Penulis Murdi

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi