Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (5 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (6 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (11 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (2 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (2 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (2 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (2 hari yang lalu)
INFODESA 28 November 2019, 13:20 WIB 1,152 PDF

Bangunan Puskesmas Randublatung senilai 3 M Sudah Retak – Retak

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bangunan Puskesmas Randublatung senilai 3 M Sudah Retak – Retak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BLORA, INFODESANEWS – Bangunan Puskesmas Randublatung belum genap satu tahun di bangun  mulai tampak retak di beberapa sudut ruangannya, saat dipantauan Forum kumunikasi Masyarakat Blora Selatan ( Forkom BS), selasa, 26/11/2019.

Pembangunan Puskesmas yang menggunakan anggaran tahun 2018 dengan menelan biaya 3 milyar ini sudah nampak keropos dan  amblas disejumlah teras samping bangunan.

Berdasarkan laporan Forkom BS menemukan sejumlah fakta di Lapangan bangunan Puskesmas dalam keadaan yang rusak tanpa ada  penanganan serius dari pihak Puskesmas Randublatung.

Menurut Sugiarto ketua forkom BS, pembangunan puskesmas diindikasikan  di biarkan  rusak begitu saja  tanpa adanya penangan yang signifikan.

” Sangat disayangkan bangunan senilai 3 milyar tanpa upaya perbaikan bahkan terkesan di biarkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut ketua Forum Komunikasi Masyarakat Blora Selatan ini mengungkapkan  diindikasi pula dalam pembangunan puskesmas ini tidak sesuai spesifikasi bangunan yang benar.

” Belum genap satu tahun kok bangunan mulai retak – retak, takutnya kalau di biarkan akan membahayakan pasien – pasien di dalamnya, ” tegasnya.

Melalui sambungan WhatsApp pribadinya kepala puskesmas Dr. Didik W saat di mintai klarifikasinya masih sibuk melayani pasiennya mengungkapkan kepada Infodesanews bahwa  bangunan Puskesmas yang  retak – retak sudah di laporkan kepada DKK kabupaten.

” Sudah kami laporkan dan Dinas akan segera memperbaikinya,”ungkap  kepala puskesmas Randublatung.

” Semuanya itu telah  diselesaikan secara interen,” pungkasnya. Dr. Didik W. *** Tim

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi