Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (18 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (21 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (23 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 25 November 2019, 14:25 WIB 2,085 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bandara Buntu Kunik Internasional Dengan Runway 2.600 meter

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bandara Buntu Kunik Internasional Dengan Runway 2.600 meter
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

TATOR (SULSEL), INFODESANEWS – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah mengharapkan pembangunan Bandara Internasional Buntu KunikToraja dengan landasan pacu sepanjang 1.400 meter akan selesai sesuai jadwal pada Desember 2019 dan ditambah jadi 2600 meter dengan nama Toraja International Airport.

“Insya Allah Desember runway tuntas, memang masih ada beberapa bukit yang tahun depan akan kita cutting (potong). Desember sudah bisa pendaratan awal,” kata Nurdin, usai melakukan peninjauan pembangunan bandar udara Buntu Kunik Kecamatan Mengkendek Kabupaten Tana – Toraja, Sulawesi-Selatan.

Pada awalnya, pembangunan Bandar Udara Internasional Buntu Kunik Toraja dibangun dengan panjang landasan 1.400 meter.
Namun, setelah dilakukan pembicaraan baik dengan Pemerintah Provinsi Sulsel, Kabupaten Tana Toraja dan Pemerintah Pusat, landasan pacu akan diperpanjang hingga 2.600 meter pada tahun 2020.

“Ini Runway 1.600 meter, (bisa untuk pesawat) ATR 72 bisa mendarat. Nah, harapan kita ini bisa 2.600 meter supaya ini bisa menjadi bandara internasional,” tutur Nurdin.

Sekadar diketahui bahwa, saat meninjau bandara buntu kunik, Gubernur Sulsel Prof. NA didampingi Bupati Tana-Toraja(Tator) Nicodemus Biringkanae.
Nurdin mengatakan, dengan status bandara internasional, penerbangan dari dan ke Toraja bisa dilakukan langsung dari luar negeru. Hal itu akan memudahkan wisatawan mancanegara berkunjung langsung ke Toraja.

” Dengan penerbangan langsung, kunjungan, kunjungan wisatawan domestik maupun asing akan semakin banyak ke Toraja,” jelas Gubernur Sulsel.

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini menilai kemajuan pembangunan Bandar Udara Internasional Buntu Kunik Toraja ini sangat bagus, karena dikerjakan dengan cara kolaborasi baik pemerintah daerah dan pusat.

“Jadi kita kolaborasi, ini bandara kolaborasi, jadi Kementerian Perhubungan membangun bandara. Terus provinsi membangun jalannya, terus kabupaten juga melebarkan akses jalan ke sini. Jadi saya kira ini wujud sinergi yang kita bangun antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” ujarnya lebih lanjut.

Pada acara kunjungan tersebut, sebelumnya juga meninjau pembangunan jalan yang menghubungkan bandara Bua Kabupaten Luwu ke Kecamatan Bastem hingga Rantepao, Toraja Utara dan ikut hadir Bupati Kabupaten Tana Toraja dan seluruh rombongan Gubernur Sulsel beserta tim dari Kementerian Perhubungan.

Sekedar diketahui, pekerjaan runway 1.400×30 meter sementara berlangsung(tahap pertama) dan menelan anggaran Rp.55 milliar dan ditargetkan bulan Desember 2019 rampung selesai.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi