Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (14 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 26 Mei 2023, 11:53 WIB 2,034 PDF

Antisipasi Muncul Predator, Ketum dan Sekjen Rumah PPAI Gencarkan Edukasi dan Pemahaman

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Antisipasi Muncul Predator, Ketum dan Sekjen Rumah PPAI Gencarkan Edukasi dan Pemahaman
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) memberikan himbuan penting terkait perlindungan hak-hak anak, stop narkoba, KDRT, stop kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melihat jaman melenial ini.” banyaknya predator-predator kekerasan terhadap perempuan dan anak semakin marak, kami ingin stekholder seperti TNI-Polri dan Pemerintah untuk bersama-sama dengan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia mencegah dengan cara sosialisasi di setiap wilayah yang rawan sering terjadi.

Pada kesempatan kali ini, Sekertaris Jenderal Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) saat berdiskusi bersama awak media di kantor, Ia memaparkan bahwa di indonesia saat ini terlihat rawan.

“Sebab, banyaknya anak balita dibunuh ibu dan ayah kandung sendiri kian marak, hal ini mungkin dampak dari pihak ketiga atau seperti isu perselingkuhan yang sering kita lihat.

Maka untuk cara dalam pencegahan seperti ini, kami sarankan setiap wilayah terutama ditingkat Desa harus memberikan ruang khusus untuk edukasi dan gencarkan sosialisasi terhadap permasalahan-permasalahan seperti KDRT, Stop Narkoba, Stop Kekerasan terhadap perempuan dan anak agar dikemudian hari biar tidak terjadi konflik di lingkup keluarga.

Karena, adanya permasalahan pasti di lingkup rumah kita sendiri.” coba kita lihat sekarang jaman gadget banyak anak yang terlantar kurang kasih sayang, perselingkuhan marak, anak tega dibunuh ibu dan ayah kandung.

Semua itu, akibat kurangnya kasih sayang maupun perhatian dalam berumah tangga dan tidak saling memahami satu sama lain.” sehingga ego muncul berakibat fatal”, kata A.S Agus Samudra atau lebih akrab dipangil Agus Kliwir selaku sekertaris Jendral Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI), Jumat (26/5/23).

Ditempat Berbeda, Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) Fuad Dwiyono S.sn menambahkan bahwa dalam pencegahan memang harus digencarkan sosialisasi maupun perhatian khusus.

Terutama kita akan rutin turun ke wilayah yang rawan terkait moster atau predator bagi anak-anak indonesia.” hal itu akan muncul pasti dilingkup keluarga kita sendiri.

Marilah kita bersama mencegah ditingkat keluarga kita, seperti memperhatikan anak dan berilah kasih sayang maupun perhatian, walau pun hanya hal kecil.

Pasti akan muncul dampak positif dan tidak akan perselisihan paham yang mengakibatkan pertengkaran, kecemburuan maupun perselingkuhan, KDRT serta pelantaran anak pasti tidak akan terjadi jika keluarga kita rukun semakin harmonis”, cetus Fuad Dwiyono S.sn ketum Rumah PPAI.(Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi