Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (20 menit yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (22 menit yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (53 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (8 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (8 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (19 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (20 jam yang lalu)
INFODESA 18 Juli 2024, 13:25 WIB 2,349 PDF

Anggota Pansus DPRD Lamsel, Andi Pertanyakan Kelanjutan Wacana Pembuatan Grand Design Pembangunan Kota Kalianda

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota Pansus DPRD Lamsel, Andi Pertanyakan Kelanjutan Wacana Pembuatan Grand Design Pembangunan Kota Kalianda
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Anggota Penitia Khusus (Pansus) DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PKS Andi priyanto,Pertanyakan kelanjutan wacana pembuatan grand design pembangunan Kota Kalianda yang merupakan Ibukota Kabupaten.

Hal tersebut disampaikan Andi pada Rapat Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) saat rapat  Pansus DPRD bersama pihak eksekutif, yang dipusatkan di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Selasa (16/7/2024).

Andi mengungkapkan, sejak diwacanakan di tahun 2012 -2013, Naskah akademis terkait rencana pembuatan grand design pembangunan Kota Kalianda sempat beberapa kali muncul. Namun tak ada tindaklanjut.

“Sebagai ibukota, sudah selayaknya pembangunan di kalianda menjadi prioritas, dulu program pembuatan grand design atau master plan pembangunan ibukota yang muncul di era kepemimpinan rycko menoza, menjadi harapan kemajuan lampung selatan,” ungkap Dewan dari dapil 1 Lamsel itu.

Dengan mengangkat konsep “WATERFRONT City” yang berbasis pariwisata tersebut, rencana pembuatan grand design seakan hanya menjadi angan-angan.

“Wacana itu memang sempat terputus di era Rycko, namun di era Pj. bupati Kherlani, program tersebut sempat dimunculkan kembali. Namun kembali tidak ada tindaklanjut,” Imbuhnya.

Menurutnya sempat terhembus angin segar di era kepemimpinan Bupati Zainudin Hasan. Diawal kepemimpinan adik kandung Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan itu sempat mengamini wacana tersebut. Namun kembali tak kunjung ada tindak lanjutnya.

“Wacana itu kembali muncul di era zainudin hasan. Namun kembali tidak ada tindaklanjut. Bahkan hingga tahun 2024 ini, wacana tersebut tak ada kejelasan,” Pungkasnya. (Red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi