Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (14 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
INFODESA 20 Desember 2025, 14:12 WIB 2,093 PDF

Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto Tampil Anggun Menari Tari Jawa di Atas KMP Legundi

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota DPRD Lamsel Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto Tampil Anggun Menari Tari Jawa di Atas KMP Legundi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto menunjukkan sisi berbeda di luar aktivitas politiknya.

Anggota DPRD Dapil 6 Lampung Selatan yang meliputi Kecamatan Tanjung Bintang, Tanjung Sari dan Kecamatan Merbau Mataram itu tampak menjiwai seni tari Jawa dalam sebuah penampilan di atas KMP Legundi dalam perjalanan dari pelabuhan Bakauheni dan sebaliknya dalam saat melakukan pemantauan suasana arus mudik Nataru 2025 Sabtu (20/12/2025)

Dengan balutan busana adat Jawa dan iringan gamelanTari Beksan Wanara atau tari Hanoman. Legislator yang dikenal konco Yasinan itu membawakan gerak tari dengan penuh penghayatan.

Setiap lenggok dan ekspresi yang ditampilkan mencerminkan kecintaan terhadap seni dan budaya leluhur, sekaligus upaya melestarikan warisan tradisi di tengah arus modernisasi.

Penampilan ini mendapat apresiasi dari para penumpang dan masyarakat yang menyaksikan. Mereka menilai kehadiran wakil rakyat dalam kegiatan seni budaya menjadi contoh positif, bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab seniman, tetapi juga seluruh elemen, termasuk pejabat publik.

Anggota DPRD Lampung Selatan, dari Fraksi Gerindra itu menyampaikan bahwa seni tari Jawa bukan sekadar pertunjukan, melainkan sarat makna filosofis tentang keselarasan, keteguhan, dan pengendalian diri. Nilai-nilai itu, menurutnya, juga relevan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.

Melalui penampilan ini, ia berharap generasi muda semakin mencintai dan bangga terhadap budaya daerah, serta tidak ragu untuk mempelajari dan mengembangkan seni tradisional agar tetap hidup dan dikenal luas.

Menurutnya Tari Beksan Wanara atau yang lebih dikenal tari Hanoman memiliki pesan moral

“Kera yang berjenis binatang saja memiliki sifat dan kelakuan sebagai manusia. Apalagi kita yang memang jenisnya manusia, maka bersikap secara kemanusiaan harus menjadi pertimbangan utama dalam berbicara dan bertindak kepada sesama.”ujar mantan komisioner KPUD Lampung Selatan 2 periode itu. (red)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi