Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (26 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (51 menit yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (2 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (2 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (3 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (10 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (10 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (21 jam yang lalu)
INFODESA 31 Mei 2020, 23:17 WIB 1,880 PDF

Anggaran Penanganan Covid-19 Dijelaskan Bupati Pati

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggaran Penanganan Covid-19 Dijelaskan Bupati Pati
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,Infodesanews.com – Bupati memberi penjelasan terkait dana realokasi dan refocusing APBD 2020 untuk penanganan Covid-19, usai Launching Sistem Antrian Online BPJS di Pendopo Kabupaten Pati (28/5).

Bupati meluruskan isu yang berkembang di medsos terkait realokasi anggaran. Ia menepis anggapan Pemkab Pati tidak transparan dalam penanganan Covid-19.

“Hal ini adalah tidak benar karena dana tersebut belum digunakan secara keseluruhan, jadi kegiatan penanganan wabah Covid- 19 di Kabupaten Pati masih jalan,” jelasnya didampingi Sekda Pati.

Bupati menegaskan jumlah anggaran realokasi / refocusing APBD Kabupaten Pati sebesar 137 miliar, bukan 139 miliar.

Ia juga menerangkan bahwa realokasi anggaran yang telah dibuat sebelumnya, sebesar 32 miliar ternyata tidak memenuhi syarat dari ketentuan pemerintah pusat. Sehingga akhirnya penyaluran dana alokasi umum (DAU) Pemkab Pati harus ditunda.

“Tadinya hanya 32 miliar. Namun setelah ada petunjuk dari pemerintah pusat akhirnya kita me-realokasi dan refocusing lagi. Untuk yang kedua hasil akhirnya menjadi Rp 137.144.301.000,” tegas Bupati.

Bupati juga mengungkapkan bahwa rencana alokasi penganggaran dana realokasi dan refocusing bukan untuk bantuan sosial semata. Melainkan perencanaan alokasi anggaran dibagi pada 3 bidang yaitu : pertama bidang kesehatan Rp 34.286.000.000, kedua bidang jaring pengaman sosial Rp 75.430.301.000 dan bidang ke tiga yaitu penguatan ekonomi Rp 27.428.000.000. Sehingga jumlah total semuanya Rp 137.144.301.000.

Saat ini, Pemkab Pati baru mencairkan anggaran penanganan Covid-19 sebesar 7,9 miliar. Penggunaan anggaran ini, diperuntukkan bagi pembelian APD, masker, alat rapid tes serta yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, pencairan bansos, dan penguatan UMKM. Bupati menjelaskan hingga kini anggaran tersebut masih berjalan dan belum habis seluruhnya.

“Untuk apa semuanya itu? Ya untuk kegiatan kegiatan dalam rangka pencegahan covid-19 ini, seperti kegiatan bidang Kesehatan, BPBD, Satpol, kemudian bantuan sosial dan UMKM,” imbuh Bupati.

Haryanto berharap masyarakat tidak khawatir dengan pengelolaan APBD di masa pandemi. Ia menekankan tidak ada niatan untuk mencari keuntungan pribadi di tengah wabah.

Bupati bahkan berpesan kepada Sekda dan seluruh jajaran agar tidak mencari keuntungan di tengah kesusahan ini.

“Kalau saya niat mencari keuntungan untuk apa saya memprakarsai sumbangan dari Korpri yang jumlahnya tidak sedikit yaitu 1,2 miliar. Belum lagi sumbangan dari pengusaha dan dari relawan-relawan,” imbuh Bupati.

Terkait dengan alokasi dana, Bupati menjamin pengelolaannya secara terbuka. Bila masa pandemi berakhir, ia juga mempersilahkan adanya pengecekan juga audit penggunaan anggaran.

“Itu tadi mudah- mudahan bisa menjawab yang selama ini di medsos, ada yang kata-katanya agak kasar tapi saya nggak papa itu karena mereka tidak tahu,” tandasnya.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi