Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (2 menit yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (10 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (17 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (17 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (19 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (19 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (20 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu)
INFODESA 25 Mei 2023, 13:24 WIB 2,236 PDF

Tanggapan Raden Hamzaiya Terkait Perbedaan Data Rabithah Dengan Keraton “Kita Beda Folder”

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Tanggapan Raden Hamzaiya Terkait Perbedaan Data Rabithah Dengan Keraton “Kita Beda Folder”
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

CIREBON – Adanya perbedaan data yang berkaitan dengan keturunan nasab wali songo antara Rabithah dengan kesultanan membuat kegaduhan yang berkepanjangan hingga saat ini.” maka keterangan tersebut dirangkum pada Kamis 25 Mei 2023.

Usulan dari berbagai pihak terkait upaya mensinkronisasikan antara kedua data tersebut mulai muncul dan mengharapkan pihak pegiat Sejarah Kajian kesultanan Cirebon untuk melakukan persamaan data.

Diungkapkan oleh Raden Hamzaiya S. Hum salah satu pegiat Sejarah Kajian Wilayah Kesultanan Cirebon hingga saat ini belum ada arah dan tujuan terkait realisasi usulan tersebut.

Ya, data data yang memang terpelihara ini sudah diwarisi secara turun temurun terkait silsilah, adapun jika ada usulan untuk hal tersebut pastinya saya belum memiliki arah dan tujuan kesana ujarnya.

Raden Hamzaiya menuturkan, kita ini ibarat sebuah software dalam sebuah komputer, antara data kesultanan dan Rabithah ini beda folder penyimpanan dan semuanya punya tempat penyimpanan masing-masing.

Tidak usah disatukan satukan seperti itu, itu akan menambah carut, biarkan kami menyimpan dan memelihara data ini berdasarkan tradisi adat toh kan ada pakem sendiri yang mengatur”, cetus Raden Hamzaiya.(Eric/@Gus Kliwir)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi