Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (19 menit yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (1 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (5 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (6 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (6 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (13 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (23 jam yang lalu)
NASIONAL 15 September 2020, 20:22 WIB 948 PDF

Alun Alun Purwokerto Bakal Direnovasi

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Alun Alun Purwokerto Bakal Direnovasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BANYUMAS, INFODESANEWS – Untuk menambah kenyamanan pengunjung dan mempercantik tampilan Alun-alun Purwokerto, Pemkab Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyumas segera melakukan renovasi alun-alun. Penataan akan dilakukan secara bertahap. Rehab awal pada tahun 2020 adalah perluasan pedestrian barat dan dan timur alun-alun.

Mengingat alun-alun dianggap memiliki nilai-nilai budaya, DLH dalam merencanakan pembangunan tersebut meminta masukan dari berbagai pihak, melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Wakil Bupati Banyumas, Selasa (15/09/2020). Hadir dalam rapat ini mantan kepala Dinas Cipta Karya Agus Cholid dan Andre Subandrio, Tri Wuryani akademisi dan dinas Instansi terkait.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Junaedi mengatakan bahwa sesuai perintah Bupati Banyumas Achmad Husein, pada tahun 2020 pihaknya akan melakukan penataan alun-alun. Penataan alun-alun ini bertujuan untuk menambah kenyamanan bagi masyarakat agar alun alun bisa menjadi ruang publik yang nyaman, bisa digunankan sebagai tempat untuk berinteraksi.

“Tahapan yang dilaksanakan pada tahun ini, kondisi existing tetap dipertahanan, hanya memperlebar pendestrian yang ada ditimur dan barat alun alun kurang lebih sekitar 6 meter, sekaligus menambah wahana tempat duduk dan maupun menambah lampu,” katanya

Junaidi menambahkan pada Tahun 2020 karena keterbatasan anggaran dan pelaksanaan hanya 60 hari sehingga kegiatan yang akan dilaksanakan hanya pelebaran pedestrian dan dudukan lampu dan dudukan tempat duduk serta memasang tempat cuci tangan.

“Mengingat saat ini masih pandemi, pemasangan tempat cuci tangan digharapkan masyarakat rajin mencuci tangan,” katanya

Junaidi menambahkan, bahwa anggaran yang tersedia sebesar Rp 700 juta. Setelah mendapat bebagai masukan hari ini pihaknya segera mengajukan ke LPSE untuk dilakukan proses administrasi pekerjaan.

“Oktober besok semoga sudah bisa dimulai,” tambahnya

Andrea Subandrio, yang pernah menjadi Kepala Dinas Cipta Karya mengatakan bahwa konsep alun-alun sekarang adalah ruang terbuka. Jadi, Alun-alun nantinya bisa menjadi sarana rekreasi keluarga, tempat berkumpulnya keluarga untuk bersantai, sarana olahraga ringan dan sebagainya.

“Jadi pembangunan dibuat tidak eksklusif, sehingga masyarakat bisa memanfaatkannya secara bebas,” katanya

Namun demikian menurut Andre, alun-alun juga menjadi area untuk menyerap polutan ramah lingkungan dan ramah disabilitas. Dia menyarankan penanaman pohon tegakan, tidak berada di pot.

“Kalo bunga ditanam dipot selain perawatan harus terus menerus, dari beberapa pengalaman pot akan menjadi tempat sampah,” katanya

Sementara itu Agus Cholid menceritakan fungsi alun-alun dari masa hindu, masa kerajaan mataram, masa kolonial, hingga masa kemerdekaan. Menurutnya alun-alun sebagai tempat publik harus lebih baik dan lebih ramah ke masyarakat, agar masyarakat betah di sana.

“Meski demikian, berdasarkan arahan dari berbagai pihak dan dibeberapa tempat, alun-alun sebaiknya tidak ada toiletnya. Dulu kita pernah merencanakan pembangunan toilet dibawah tanah, namun selain kontur alun-alun tidak memnungkinkan, memang ada himbauan tidak boleh ada toilet,” katanya.

Untuk mengantisipasi tersebut ia menyarankan pihak DLH, menyiapkan toilet portable.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi