Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (2 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (5 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (12 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (12 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (14 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (15 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (16 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 Februari 2023, 07:54 WIB 2,249 PDF

Agus Sartono: Pentingnya IPWK Dalam Bermasyarakat dan Bernegara

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Agus Sartono: Pentingnya IPWK Dalam Bermasyarakat dan Bernegara
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Secara serentak 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, melakukan sosialisasi dan pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan.

Wakil ketua DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono mengatakan, sosialisasi Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan lebih ke pengenalan tentang berbangsa dan bernegara yang berlandaskan Pancasila.

Sesuai Permendagri 71/2012 Tentang Pedoman Pendidikan Wawasan Kebangsaan Pasal 1 Ayat 1,

“Wawasan Kebangsaan Adalah Cara Pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan Wilayah yang dilandasi Pancasila UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Bhineka Tunggal Ika Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia”kata Legeslatif dari Fraksi PAN itu pada infodesanews.com, Jum,at  (17/2/2023)

Menurutnya, Ideologi pancasila adalah kumpulan nilai dan norma yang menjadi landasan keyakinan dan cara berpikir untuk mencapai tujuan berdasarkan lima sila merupakan penjelasan umum dalam ideologi ini.

“Ideologi ini bersumber pada nilai-nilai yang terkandung dalam lima pasal pancasila merupakan aturan mengenai moral, karenanya pelaksanaan harus berdasarkan pada keyakinan dan kesadaran penggunanya.

“Jika aturan pancasila sebagai ideologi negara dilanggar, maka hukuman berupa sanksi moral dan sanksi sosial harus bisa diterima.”ujarnya.

Dijelaskan, Pancasila sebagai ideologi negara mengalami masa perkembangan, seperti halnya di masa orde lama, orde baru dan era reformasi.

“Berbagai pihak dan ahli sepakat jika ideologi adalah kumpulan gagasan yang disepakati bersama dan merupakan ciri khas bangsa indonesia. Bangsa indonesia bangga memiliki pancasila sebagai ideologi yang terkandung dalam kelima asas pancasila dijadikan sebagai patokan aturan oleh bangsa ini dalam berbuat di kehidupan masyarakat serta bernegara.”terang Agus.

Sila pertama

Penerapan sila pertama yakni memberi kebebasan masyarakat dalam memeluk agama yang diyakini. Negara tidak terlalu memaksa seseorang untuk memeluk satu dari sekian banyak agama yang diakui di indonesia.

Sila kedua

Penerapan sila kedua yakni dengan saling menghormati sesama masyarakat sesuai adab
ketimuran, masyarakat indonesia wajib untuk saling memiliki rasa hormat baik secara individu maupun kelompok. Persatuan indonesia sebagai bunyi dari sila ketiga pancasila, mengharuskan masyarakat

Sila ketiga

mementingkan kepentingan golongan ketimbang kepentingan individu. Negara harus mementingkan kepentingan bersama dari masyarakat indonesia.

Sila keempat

Sila keempat mengharuskan masyarakat untuk wajib bermusyawarah saat akan memutuskan atau

dalam mencari solusi dari masalah yang sedang dihadapi atau sedang terjadi di indonesia dan berdampak pada masyarakat secara keseluruhan.

Sila Kelima

Sila terakhir menuntut agar semua masyarakat baik individu maupun dalam kelompok agar selalu
adil dalam memutuskan suatu permasalahan. Atau memberi solusi dalam pemecahan suatu masalah.

Sedangkan makna wawasan kebangsaan itu dapat. Mengamanatkan kepada semua warga negara untuk dapat menempatkan persatuan, kesatuan dan juga kepentingan bangsa itu diatas kepentingan diri
sendiri atau juga kelompok tertentu.

Tidak memberikan tempat untuk patriotisme yang licik.

Mengembangkan persatuan Indonesia sehingga bisa atau dapat mempertahankan keutuhan nkri itu dengan berdasarkan azas Bhinneka Tunggal Ika.

Negara Indonesia yang bersatu bisa atau dapat mewujudkan bangsa yang maju, sejahtera serta sejajar dengan bangsa lain.

Wawasan kebangsaan itu harus selalu berlandaskan Pancasila,
sebagai ideologi bangsa Indonesia serta berhasil menjalankan misi ditengah kehidupan tata negara di dunia.”pungkasnya. (Red)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi