Selasa, 29 September 2026
TERKINI
• Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (2 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (2 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (4 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (4 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (5 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (12 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Sinar Rejeki, Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros Penghubung (12 jam yang lalu) • Sorotan Material Drainase P. Singkep 7, Konsultan: Jangan Nilai Hanya dari Tampilan (20 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Purwotani Menggelar Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (23 jam yang lalu)
INFODESA 09 Juni 2020, 12:45 WIB 403 PDF

Hari Ketiga, Penyaluran BLT DD dilaksanakan Secara Serentak Di 31 desa

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari Ketiga, Penyaluran BLT DD dilaksanakan Secara Serentak Di 31 desa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Bupati Pati Haryanto hari ini (8/6/20) bersama dengan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), melakukan monitoring penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama, dengan didampingi sejumlah pejabat terkait.

Di hari ketiga ini, penyaluran BLT DD dilaksanakan secara serentak di 31 desa. Sedangkan di hari pertama, ada sebanyak 164 desa dan hari kedua sebanyak 118 desa.

“Kami beberapa hari memonitor penyaluran BLT DD ini, dan kali ini monitoring dimulai dari Desa Jambean Kidul Kecamatan Margorejo, Desa Keboromo Kecamatan Tayu dan Desa Ngepungrejo Kecamatan Pati”, ujar Bupati.

Lebih lanjut Haryanto menuturkan bahwa bantuan yang diberikan tidak bisa dibagi rata, lantaran bantuan itu jenisnya beda.

“Ada PKH, BPNT, BPNT Perluasan, dari Provinsi, serta BLT DD ini yang apabila kurang ditambah BLT Pemkab”, ujarnya.

Bupati mengatakan apabila ada warga yang menggeruduk, Kades seharusnya tidak perlu khawatir jika bantuan yang ada memang diberikan untuk warga dan benar secara aturan.

“Apabila ada satu dua orang yang belum mendapat, agar segera di respon. Kalau ada KTP KK nya ya pasti cepat untuk direspon. Sedangkan kalau ada yang kaya kok minta bantuan, itu ya keliru, harusnya yang kaya membantu yang kurang mampu”, tegas Bupati.

Haryanto menegaskan, warga yang mendapat BLT di luar PKH dan BPNT memang warga kurang mampu yang saat ini terdampak pandemi Covid – 19. Mereka itulah yang saat ini juga mendapat perhatian dari pemerintah.

“Oleh karena itu saya pacu mulai dari Sekdes, Kades, hingga Camat, sebab hal ini tidak bisa ditunda sebab semua itu program nasional.

Untuk Penyaluran bantuan dilakukan di masing-masing balai desa. Para penerima bantuan diundang langsung untuk menerima dana tunai senilai Rp 600 ribu.

“Nantinya, mereka juga akan menerima nominal serupa pada pencairan tahap dua dan tiga”, pungkasnya.(@gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi