Minggu, 27 September 2026
TERKINI
• Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (14 jam yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (1 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 hari yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (1 hari yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (1 hari yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (1 hari yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (1 hari yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (1 hari yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (2 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (2 hari yang lalu)
NASIONAL 25 Juni 2025, 22:59 WIB 2,527 PDF

45 Petani Sawit ikuti Program Sekolah Lapangan

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

45 Petani Sawit ikuti Program Sekolah Lapangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

SAMPIT, INFODESANEWS – Upaya meningkatkan kapasitas petani sawit swadaya terus bergulir di Kalimantan Tengah. Di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, sebanyak 45 petani telah menyelesaikan pelatihan intensif selama tiga bulan dalam program Sekolah Lapangan Kelapa Sawit (SLKS) yang difasilitasi oleh Widya Erti Indonesia (WEI), dengan dukungan PT Agro Bukit Central Kalimantan (PT ABCK), anak usaha GoodHope Indonesia.

Dengan metode belajar langsung di kebun, para petani dikenalkan pada Good Agricultural Practices (GAP), prinsip keberlanjutan seperti No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE), hingga teknik pemupukan ramah lingkungan. Program ini menjadi pengalaman pertama bagi sebagian besar peserta dalam mengikuti pelatihan teknis.

“Banyak ilmu yang kami baru tahu, terutama soal pemupukan dan cara mengatasi hama tanpa bahan kimia,” ujar Supriyono, salah satu petani peserta pelatihan dalam keterangannya kepada Info desa new, Selasa (24/6/2025).

Dari sisi hasil, peningkatan pengetahuan para petani terbilang mencolok. Berdasarkan pre-test dan post-test, rata-rata capaian normalized gain mencapai 84,73 persen. Tak hanya itu, para petani juga mulai mengadopsi inovasi sederhana seperti penggunaan pupuk organik cair (POC) dan teknik pengendalian hama berbasis hayati yang lebih ramah lingkungan.

Namun demikian, tantangan tetap ada. Beberapa peserta sempat kesulitan hadir karena harus membagi waktu antara pelatihan dan aktivitas berkebun, terutama saat masa panen.

Sebagai penutup program, kegiatan refleksi dan penyerahan sertifikat digelar pada 19 Maret 2025. Dalam diskusi terbuka, para petani menyampaikan berbagai pengalaman dan tantangan yang dihadapi, mulai dari fluktuasi harga tandan buah segar (TBS) hingga tekanan pasar terhadap standar sertifikasi keberlanjutan.

“Produktivitas menjadi kunci menghadapi ketidakpastian pasar.

GAP bukan hanya soal teknik bertani, tapi soal menjaga masa depan penghidupan kami,” kata Sumarni, petani lainnya.

General Manager PT ABCK, Ahmad Wildan, menyampaikan bahwa keterlibatan langsung petani swadaya dalam pelatihan seperti SLKS menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi mereka di rantai pasok. (Amd/yns)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi