Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (49 menit yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (2 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (2 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (9 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (18 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (18 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (1 hari yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (2 hari yang lalu)
INFODESA 27 Maret 2018, 05:20 WIB 2,639 PDF

40 Ha Sawah Tahun 2018 Target Mina Padi di Banyumas

Redaksi Infodesanews
Oleh: Redaksi • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

40 Ha Sawah Tahun 2018 Target Mina Padi di Banyumas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Purwokerto, Infodesanews.com – Seiring meningkatnya kebutuhan pangan dan semakin terbatasnya lahan untuk memproduksi ikan hasil budidaya khususnya untuk budidaya ikan di air tawar, Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskannak) Kabupaten Banyumas pada trahun 2018 menargetkan 40 Ha untuk mina padi. Budi daya ikan dengan sistem mina padi merupakan combined and integrated farming antara budidaya ikan dan budidaya padi di sawah.

 

Kepala Dinkannak Sugiyatno mengatakan daerah yang akan dikembangkan meliputi beberapa kecamatan antara lain Ajibarang Cilongok Karanglewas, Kedungbanteng, Kembaran, Kemranjen dan Sumpiuh. Menurutnya untuk mina padi kali ini akan berbeda dengan tahun tahun sebelumnya, karena selama ini mina padi sebagian besar hanya untuk pembenihan, tetapi kali ini untuk pembesaran.

 

“Nantinya disekitar pematang ada lahan kurang lebih 1 meter, untuk kolam, inilah yang kan digunakan untuk kolam,” katanya

 

Sugiyatno menambahkan melalui mina padi, produktifitas sawah diyakini akan meningkatkan produksi ikan secara organik dan ramah lingkungan, baik dari padi yang dihasilkan maupun hasil panen dari ikan. Selain itu, mina padi juga dipercaya akan mencegah hama tanaman padi seperti tikus dan lainya karena disekitar ada kolam airnya.

 

“Petani Banyumas agak terlambat dibandingkan dengan daerah lain, mengingat mina belum dianggap penambah penghasilan, untuk itu dalam waktu dekat kami akan melakukan sosialisasi dan mengajak para petani untuk belajar ke daerah yang telah maju budidaya mina padinya,” katanya

 

Semakin meningkatnya produksi mina padi. menurutnya juga akan berpengaruh pada inovasi seperti pengelolaan air yang efisien, minimnya penggunaan pestisida dan obat-obatan, berkurangnya penggunaan pupuk kimia dan rendahnya serangan hama.

 

“Dan yang pasti, petani mendapatkan tambahan pendapatan dari ikan yang dibudidayakan,” punkasnya.(Parsito)

Oleh: Redaksi

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews
Jurnalis Terverifikasi Redaksi Pelaksana & Admin

Redaksi Infodesanews

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi