Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (1 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (1 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (2 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (13 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (16 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (22 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (22 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 hari yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 hari yang lalu)
INFODESA 03 Oktober 2022, 08:55 WIB 1,077 PDF

200 Pembatik dari Usia Muda Hingga Tua

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

200 Pembatik dari Usia Muda Hingga Tua
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Sebanyak 200 pembatik di lingkungan Kecamatan Juwana menunjukkan ketrampilan membatik tulis di sepanjang Jl. Sersan Darmin Desa Bakaran Wetan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Bakaran Wetan Kecamatan Juwana, Minggu (2/10/2022) menggelar Festival Membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang secara resmi ditetapkan pada 2 Oktober. “Adapun 200 pembatik dari usia muda hingga tua ini terlihat begitu lihai menunjukkan setiap proses membuat batik tulis.

Maka tak hanya itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro juga hadir didampingi oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pati bersama jajarannya, sangat mengapresiasi kegiatan yang bertujuan menjaga warisan budaya khas Pati.

“Disini para pembatiknya batik tulis semua, tidak ada yang batik printing, kita tinggalkan batik printing. Kita berupaya nguri – nguri budaya jawa dengan tetap menggunakan batik tulis”, ujar Pj Bupati Pati saat diwawancarai Awak Media, Minggu (2/10/22).

Henggar menilai bahwa melestarikan batik tulis perlu dipublikasikan ke khalayak ramai, khususnya batik Bakaran khas Pati hingga tingkat nasional.

Lanjut, Pj Bupati juga menyebut bahwa apabila batik bakaran ini mampu menasional, maka dapat menciptakan multiplayer effect. Selain itu, ekonomi di wilayah Juwana pun akan terus berjalan.

“Di Pati ini memang memiliki sentra – sentra batik. Dan batik bakaran ini, memiliki ciri yang khas. Dan inilah yang selalu kita dorong. Mudah – mudahan batik bakaran semakin jos.

Pihaknya pun berharap, agar Pemdes Bakaran Wetan ke depannya mampu menyelenggarakan kegiatan serupa. Ia optimis peringatan Hari Batik Nasional tahun mendatang dapat diselenggarakan lebih heboh dan spektakuler,” kata Pj Bupati Pati. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi