Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (9 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (23 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 20 Maret 2026, 04:30 WIB 1,577 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Hari Besar Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Ujian Nyata Persatuan Bangsa

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Hari Besar Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Ujian Nyata Persatuan Bangsa
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Hari besar keagamaan dan kebangsaan selalu hadir dengan kemeriahan. Ucapan selamat menggema, simbol toleransi bertebaran. Namun di balik itu, muncul pertanyaan mendasar: apakah persatuan benar-benar terjaga, atau hanya terlihat indah di permukaan?

Faktanya, toleransi masih sering berhenti pada kata-kata. Perbedaan belum sepenuhnya diterima sebagai kekuatan. Bahkan, tidak jarang justru dipertajam, terutama di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memicu perpecahan.

Padahal, sebagai bangsa yang dibangun dari keberagaman, Indonesia seharusnya menjadikan hari besar sebagai ruang refleksi. Bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat saling menghormati dan menjaga kebersamaan.

Kebersamaan tidak lahir dari kesamaan, melainkan dari kesadaran untuk hidup berdampingan. Ketika satu merayakan dan yang lain menghormati, di situlah nilai persatuan benar-benar hidup.

Namun jika hari besar hanya menjadi rutinitas tanpa makna, maka yang tersisa hanyalah formalitas. Lebih berbahaya lagi, ketika persatuan hanya dijadikan slogan, sementara perpecahan tumbuh diam-diam.

Hari besar sejatinya adalah cermin bangsa. Ia menunjukkan apakah kita benar-benar kuat dalam keberagaman, atau justru rapuh di balik perbedaan.

Di tengah situasi ini, infodesanews.com hadir bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mengingatkan: bahwa persatuan bukan sekadar wacana, melainkan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga.

(Redaksi infodesanews.com)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi