Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (15 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (15 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
INFODESA 17 April 2024, 15:20 WIB 1,708 PDF

MTS Negeri 1 Pringsewu Diduga Lakukan Pungli Berkedok Infaq

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

MTS Negeri 1 Pringsewu Diduga Lakukan Pungli Berkedok Infaq
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

PRINGSEWU, INFODESANEWS — Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Peringsewu tengah berada di bawah sorotan terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli) yang dilakukan dengan mengatasnamakan infak atau sodakoh. Menurut informasi dari salah satu wali murid yang meminta anonimitas, pihak sekolah diduga menyalahgunakan wewenang untuk memungut dana dari siswa dengan cara yang meragukan.

Wali murid tersebut menjelaskan bahwa setiap siswa diminta untuk membawa dua amplop kosong, di mana satu amplop telah dicap oleh sekolah. Amplop tersebut diduga dimaksudkan untuk pengumpulan uang infak. Namun, cara pengumpulan dan penggunaan dana yang tidak transparan ini telah menimbulkan kecurigaan di kalangan orang tua siswa.

“Dengan alasan untuk sodakoh, dua amplop satu amplop ada stempel sekolah dan satu amplop lagi tidak di stempel dua amplop tersebut harus diisi uang, menambah kecurigaan terhadap adanya pungli di sekolah ini,” ujar wali murid tersebut.

Pihak kepala sekolah MTs Negeri 1 Pringsewu saat dikonfirmasi melalui WhatsApp dan ditelpon tidak diangkat, hingga berita ini terbit belum memberikan tanggapan. Hal ini meningkatkan kekhawatiran di kalangan orang tua murid tentang transparansi dan penggunaan dana di sekolah.

Praktik semacam ini, menurut sumber tersebut, sangat mengkhawatirkan karena bertentangan dengan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi di institusi pendidikan. Oknum kepala sekolah yang terlibat dalam kegiatan ini dinilai harus mendapat tindakan tegas dari otoritas pendidikan setempat.

Kasus dugaan pungli ini menambah daftar panjang permasalahan yang dihadapi sektor pendidikan dalam mengelola keuangan dan integritas sekolah. Jika terbukti, hal ini bisa berdampak buruk pada reputasi sekolah dan kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan negeri.

Masyarakat dan orang tua murid berharap adanya penyelidikan yang cepat dan transparan dari pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran dan memastikan bahwa tidak ada praktik serupa di tempat lain. Selanjutnya, mereka juga mendesak agar ada perbaikan sistem pengawasan internal sekolah untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan. (Borneo)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi