Walikota Solo Gibran:  “Kalah Pisan Wae Rame”

banner 728x90

SOLO —INFODESANEWS,  Laga Derby Mataram Persis Solo vs PSIM Jogja Liga 2 Grup C dimenangkan tim tamu PSIM Jogja dengan skor akhir 0-1 di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (15/11) malam. Usai pertandingan ratusan suporter Persis Solo mengeruduk Stadion Manahan Solo sebagai venue Liga 2. Kedatangan menuntut manajemen Persis Solo agar memecat Eko Purjianto.

Aksi suporter dibubarkan Polresta Surakarta dengan menembakan gas air mata untuk membubarkan kerumunan suporter di luar Stadion Manahan Solo. “Kejadian itu sebagai bentuk ketidakdewasaan suporter dalam sebuah pertandingan. Jangan sampai seperti itu,” kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Selasa (16/11).

Gibran menegaskan suporter yang membuat suasana kota tidak kondusif, padahal Kota Solo sudah dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan kompetisi sepakbola baik Liga 1 maupun Liga 2 musim ini. “Kalah ya kalah, yang namanya bola itu bundar, bisa menang bisa kalah,” kata dia.

BACA SELENGKAPNYA :  Kendaraan Yang Parkir Dibahu Jalan Lintas Kena Sangsi Tilang

Suami Selvi Ananda ini menegaskan pada suporter untuk bisa menjaga nama baik Kota Solo. Sebagai tuan rumah harusnya bisa menjaga keamanan dan kenyamanan bagi tim tamu selama berlaga di Kota Solo. “Jangan sampai terjadi lagi. Karena namanya tuan rumah baik venue, warga hingga suporternya harus siap. Kita harus patikan keamanannya,” kata dia. (ism/hr)

banner 728x90