Blora, Infodesanews.com – Untuk antisipasi lonjakan harga daging ayam dan telur, tim Satgas Pangan Polres Blora yang dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Heri ,SH,MH.Melakukan pengecekan dan monitoring stok daging ayam dan telur di pasar dan juga peternak di wilayah Blora.Adapun hasil pantauan dilapangan dibeberapa wilayah di Blora sebagai berikut.
1.UD. Sari Ayam milik Sdr. SARDI di Kec. Jepon Kab. Blora (Distributor ayam Potong)
Ayam Potong seharga Rp 23.000,- s.d Rp 24.000,-/Kg ( Hari biasa )Rp 27.000,-/Kg ( Menjelang Lebaran )Penjualan per hari rata rata = 1 ton s.d 1,5 ton ( Hari biasa )3 ton ( Menjelang Lebaran )
2. UD Dua Saudara Ayam milik Sdr. JASMI SUMIATI di Ds. Kamolan Kec. Blora Kab. Blora ( Distributor ayam Potong ),Ayam Potong seharga Rp 18.000,- /Kg ( Hari Biasa ), Rp 24.000,-/Kg s.d Rp 25.000,- /Kg ( Menjelang Lebaran )
Ayam Joper seharga Rp 40.000,-/ekor ( Hari Biasa ), Rp 45.000,-/ekor ( Menjelang Lebaran ), Ayam Merah seharga Rp 50.000,-/ekor ( Hari Biasa ), Rp 60.000,-/ekor ( Menjelang Lebaran )
3. Pasar Induk Blora Kab. Blora
Ayam Potong Rp 34.000,-/kg ( Hari Biasa ) Rp 38.000,- /kg ( Menjelang Lebaran ),Ayam Kampung Rp 100.000,-/ekor ( Hari Biasa ),Rp 110.000,-/ekor ( Menjelang Lebaran ), Harga Telur/Kg = Rp 23.000,- s.d Rp 24.000,- ( Hari Biasa ),Rp 21.000,- ( Menjelang Lebaran )
4. CV. Karya Farm milik Sdr. Iskandar/Didik di Jl. Randublatung km. 4,7 Ds. Mulyorejo Kec. Cepu Kab. Blora ( Distributor Telur ayam )Hari Biasa Rp 18.000,-/kg, Menjelang Lebaran Rp 19.000,-/kg
5. PT. Angkasa ( Distributor telur ayam ) di Ds. Kamolan Kec. Blora Kab. Blora Hari Biasa Rp 19.000,-/kg, Menjelang Lebaran Rp 19.500,-/kg.
Kapolres Blora AKBP Saptono,SIK,MH melalui Kasatgas Pangan AKP Dwi Hery,SH,MH menjelaskan “untuk antisipasi lonjakan harga daging ayam dan telur menjelang Lebaran Tim satgas pangan telah memantau dan monitor perkembangan di pasar,peternak ayam dan juga distributor”.jelas Kapolres.
Untuk kenaikan harga yang terjadi masih dalam batas normal dikarenakan menjelang lebaran dimana banyak kebutuhan masyarakat akan daging dan telur untuk keperluan konsumsi keluarga.(Aras)