oleh

Pesan Winarni Saat Roadshow di Desa Banjarsuri Kecamatan Sidomulyo

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar Roadshow Swasembada Gizi.

Kali ini kegiatan Roadshow ke 16 yang dipusatkan di Desa Banjar Suri, Kecamatan Sidomulyo itu  dihadiri Ketua DWP Yani Thamrin, Kepala Dinas PMD Erdiansyah S.H M.M Camat Sidomulyo, seluruh Kepala Desa Kec Sidomulyo, dan beberapa Kepala OPD serta forkopimcam Sidomulyo, Kamis (11/8/2022)

Dalam laporannya Ketua Pelaksana Kegiatan Roadshow Swamsembada Gizi Rika Wati, S.Stp., MM mengatakan kegiatan talkshow ini dilaksanakan berdasarkan Perpres No. 72 Tahun 2021 Tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Sementara itu Duta Swasembada Gizi Lampung Selatan Hj. Winarni Nanang Ermanto mengatakan, melalui swasembada gizi, pemerintah terus berupaya menuntaskan Stunting.

“Pemerintah Daerah terus berupaya menuntaskan penurunan Stunting serta mendukung dengan adanya kegiatan swasembada gizi ini,” kata dia dalam sambutannya.

Ketua Tim TP-PKK Lampung Selatan itu juga mengajak Tim Percepatan Penurunan Stunting ( TPPS ) Desa Banjar Suri dan Kecamatan Sidomulyo untuk menyelesaikan proyek besar yang harus di tuntaskan dalam penanganan Stunting, sehingga dengan harapan ditahun 2024 mendatang Lampung Selatan bebas dari Stanting.

BACA JUGA  Pj Bupati Lakukan Pembinaan di Tingkat Kecamatan

“Yang pasti, ini bukan tanggung jawab pemerintah daerah saja melainkan semua unsur lapisan masyarakat baik pihak Kepolisian, TNI, dan satuan kerja Perangkat Daerah Lampung Selatan,” tegasnya.

Bunda Winarni juga mengajak TPPS kecamatan Sidomulyo untuk terus menyelesaikan proyek besar ini yaitu dengan mencetak generasi unggulan lampung Selatan generasi emas yang berprestasi sehingga mempunyai tujuan dan mendapatkan SDM yang berkualitas untuk Indonesia maju.

“Kegiatan road show hari ini jangan hanya seremonial saja, lanjutkan dengan kegiatan, lanjutkan dengan apa yang bisa kita lakukan. Karna faktor penyebab stunting ini banyak sekali diantaranya yang di sampaikan kepala KUA Sidomulyo seperti pernikahan dini, karna pernikahan yang di anjurkan pemerintah adalah usia 19 tahun baik laki laki maupun perempuan.” Pesan Bunda Win di ujung sambutannya. (Red)