Perayaan Natal Katolik Wilayah Dua, Bawa Sumber Kedamaian Kerukunan

banner 728x90

SULSEL, INFODESANEWS – Pastor Paroki Siti Maryam Saluampak, Yosef Doni Srisadono, MSC mengharapkan perayaan Natal 2023 menjadi sumber inspirasi kedamaian dan kerukunan. Hal itu menurutnya sesuai dengan tema Natal kali ini yakni, Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi (Lukas 2:14).

Menurut Doni sapaan akrab Pastor Paroki, tema tersebut dianggap membawa pesan penting tentang perdamaian dan sejahtera. Suasana hidup yang damai, rukun, dan tenteram ini tidak hanya berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan Tuhan, namun juga hubungan antar umat manusia.

Sebagai umat Katolik di wilayah 3 (tiga) meliputi Gereja Katolik Stasi Rambakulu, Pangalli, To’ Bau, Rante Bone, Lara 3 (tiga), Tete Uri, Mangkallang dan tuan rumah Gereja Katolik Santo Yohanes Pembaptis Tondok Tangnga dan di komandani sebagai Ketua Wilayah 2 (dua) Daniel Dae tentu wajib menghargai nilai-nilai cinta, toleransi, dan keharmonisan.

Sementara Ketua III Paroki Siti Maryam Saluampak, oleh karena itu pada momentum peringatan Natal ini, Paulus Palino berharap seluruh umat beragama khususnya umat Katolik untuk dapat mengambil hikmah pentingnya kedamaian dan persaudaraan dengan sesama dengan 100 persen Katolik 100 persen Indonesia,” sebutnya di sambutan Natal, di Gereja Katolik Stasi Santo Yohanes Pembaptis Tondok Tangnga, Desa Kampung Baru Kecamatan Sabbang Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

BACA SELENGKAPNYA :  Danrem 091/ASN Hadiri Turnamen Pramusim Piala Presiden 2022

“Saya sangat berharap perayaan Natal tahun ini membawa suka cita, kedamaian yang berlimpah dan menjadi sumber inspirasi bagi kita semua untuk terus menjalin kerukunan dan menghormati keberagaman di Paroki kita terkhusus di wilayah 2 (dua) ini,” ungkapnya Rabu, 27 Desember 2023.

Tidak hanya menyoal hubungan antara manusia dan Tuhan, menurutnya Natal juga membawa pesan hubungan antara manusia dan alam. Perayaan Natal harus mampu menjadikan kita semakin peduli terhadap kelestarian alam.

Segala bentuk perusakan lingkungan yang sangat berbahaya untuk keberlangsungan hidup semua makhluk harus dihentikan. Sebab dampak perubahan iklim karena kerusakan lingkungan juga akan berdampak terhadap kehidupan manusia.

“Tema yang diusung ini juga relevan dengan kondisi tantangan perubahan iklim yang sedang mendera dunia,” tambah Paulus Palino.

Untuk itu juga berharap kepada seluruh umat Katolik untuk selalu menjaga kerukunan, kedamaian antar sesama. Menurutnya hal itu menjadi salah pendukung dalam melakukan pembangunan untuk masyarakat yang lebih maju.

“Tak mungkin pembangunan bisa berjalan dengan baik jika tidak ada kerukunan, kedamaian di antara umat beragama,” jelasnya.

BACA SELENGKAPNYA :  Hari Bhayangkara, Bupati Pati Puji Peran dan Kinerja Kepolisian

Dalam memaknai kelahiran Yesus Kristus yang dirayakan umat Katolik dan Kristen lainnya diseluruh dunia dipahami sebagai perayaan yang membawa pesan perdamaian, memberikan damai bagi seluruh umat manusia.

Sekadar diketahui, sebagai orang Katolik, kita memaknai perayaan Natal sebagai makna hidup baru untuk memperkuat rasa solidaritas terhadap sesama, terutama memaknai hidup dalam persaudaraan antar sesama yang menciptakan suasana damai jelang pemilu 14 Februari 2024, ini terungkap dari anggota DPRD tiga periode dan bertarung kembali di daerah pemilihan 5 Luwu Utara meliputi Kecamatan Sabbang Selatan, Sabbang, Rongkong dan kecamatan Seko dengan nomor urut 1di Partai Gerindra.

Juga Ketua Wilayah 2 (dua), Daniel Dae titip pesan terus perkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan umat beragama agar kenyamanan dalam masyarakat bisa terus kita hadirkan dalam tahun ini dan tahun berikutnya.

” Semoga harmoni Natal ini bisa membawa pesan damai yang selalu mengingatkan kita akan ‘indahnya’ kebersamaan dan keberagaman. Mari kita jaga, kita rawat semangat kekompakan yang sudah terjalin dan terbina baik selama ini. Dan saya mengucapkan selamat Natal dan semoga kita semua sejahtera serta damai selalu,” pesannya

banner 728x90