oleh

Ninik Suryani Raih Penghargaan Kesehatan Tingkat Nasional

WONOGIRI — INFODESANEWS, Upaya tidak kenal lelah yang dilakukan Ninik Suryani dalam penyadaran masyarakat terkait kesehatan, terutama permasalahan sampah, mendapat apresiasi Kementerian Kesehatan RI berupa penghargaan STBM Award 2020 (12/11).

Pemilik usaha ‘Niki Craft’ ini meraih penghargaan kategori natural leader, penghargaan yang diberikan kepada warga masyarakat yang peduli dengan kesehatan khususnya bidang pengelolaan sampah rumah tangga, sebagaimana diketahui bahwa sampah merupakan di dalam 5 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Ninik bersama relawan dan pegiat persampahan memulai kegiatan di Desa Waru Kecamatan Slogohimo Wonogiri dengan menghadirkan bank sampah sejak 2016 lalu dan hingga kini terus berjalan lancar.

BACA JUGA  Bhabinsa Serda Sarino Bersama Masyarakat Bergotong Royong Perbaikan Jembatan

Pemberdayaan masyarakat yang dilakukan setelah hadirnya bank sampat tersebut adalah pelatihan daur ulang sampah menjadi cendera mata, dimana Ninik Suryani adalah pelatihnya.

“Kendala utama atas upaya yang selama ini saya lakukan adalah konsisteni berproses, karena kegiatan yang kita lakukan merupakan pemberdayaan masyarakat, kadang berjalan lancar kadang stagnan dan pernah juga sempat mandeg. Kendala lain yang tidak kalah berat adalah kurangnya dukungan dari pemerintah desa. Penghargaan ini akan menjadi penyemangat untuk lebih menggiatkan upaya edukasi di tengah masyarakat Kecamatan Slogohimo terkait pengelolaan sampah rumah tangga,” urainya.

BACA JUGA  Pangdam II/SWJ , Berikan Penghargaan Kepada 2 Prajurit Kodim 0421/LS

Saat ini, Ninik Suryani tengah menyiapkan sebuah tata kelola persampahan berbasis masyarakat di Desa Slogohimo yang akan dimulai dari Dusun Bondalem diintegrasikan dengan depo pengolahan sampah yang akan dilakukan di bekas gedung SD N 2 Slogohimo.

“Permasalahan sampah plastik harus dicarikan solusi terbaik. Siapa yang akan peduli dengan lingkungan, kalau bukan masyarakat? Lebih baik terlambat menangani daripada berdiam diri membiarkan sampah plastik semakin mencemari tanah,” tegasnya. (KP/Yuanita/Hr)

Berita