Merasa Tidak Puas, Warga Desa Srigading Akan Melaporkan Pengecer Pupuk Bersubsidi Ke APH

banner 728x90

BLORA,INFODESANEWS | Pasca tidak adanya kesepakatan dan kesepahaman, sejumlah warga akan melaporkan pengecer pupuk di desa Srigading, kecamatan Ngawen, kabupaten Blora terhadap Aparat Penegak Hukum ( APH ) terkaid tingginya harga pupuk dan pelayanan terhadap Masyarakat.

Musyawarah yang di laksanakan di Balai desa Srigading, kecamatan Ngawen, kabupaten Blora, hari selasa 30/03/2021 tidak mendapatkan jalan keluar setelah pemerintahan desa memfasilitasi pertemuan kedua belah pihak yang bersengketa dimana masyarakat menggugat pengecer pupuk bersupsidi Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini yang lebih di kenal masyarakat Mbak Rin

Masyarakat tidak puas, walaupun telah mendapatkan masukan serta saran dari dinas Pertanian yang diwakili oleh penyuluh – penyuluh di tingkat kecamatan.

“Penyuluh terkesan berbelit – belit dan dugaan kami membantu atau melindungi pengecer ,” ungkap warga.

Hal itu dibantah Koordinator Penyuluh kecamatan Ngawen Dwi Suwondo saat di jumpai di kantornya (Rabu,31/03/2021)

BACA SELENGKAPNYA :  Bupati Kutai Kartanegara Tutup Turnamen Dandim Cup 2022

“ Hal itu tidak benar, dan kewenangan kami tidak mengatur terkait Harga di tingkat desa dan persoalan penggantian pengecer di desa, itu kewenangan Distributornya,” tegas Dwi Suwondo.

“ Kami hanya sebatas menjembatani, dan semua itu di kembalikan kepada Distributornya,” ungkapnya.

Salah satu pelapor bernama Sarbini (mbah Dani ,74 th) mengungkapkan pihaknya akan meneruskan permasalahan ini ke APH karena tidak adanya titik temu, sehingga sejumlah warga yang menjadi saksi akan di bawa dalam dukungannya terhadap pelaporan di APH.

“ Wis Dadi tekatku, tak Laporke ( Menjadi Tekat kami untuk segera kami laporkan),”ungkap Mbah Dani (74 th )kepada media disela – sela musyawarah di balai desa.

Lebih lanjut mbah Dani mengungkapkan niatnya sebenarnya di dasari hilangnya sebagian haknya pupuk bersubsidi yang  tertera di struk pengambilan pupuk.

BACA SELENGKAPNYA :  Di Samsat Luwu Utara, Diskon 25 Persen Pembayaran Pajak Kendaraan dan Bea Balik Nama Gratis

“ Kulo Mung takok, sisane pupuk seng kecetakdi struk iku endi ? ( Saya Cuma menanyakan sisa pupuk yangterteradi struk pengambilan yang tercetak dimana ),” tuturnya  kepada Infodesanews.

Saat dimintai tanggapan kepada Kades Srigading Mulyanto membenarkan adanya perselisihan warganya dengan pengecer pupuk Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini jauh – jauh hari telah melakukan mediasi, namun tidak mendapatkan titik temu.

“ Puncaknya hari ini, kita mencoba mempertemukan pihak yang bersengketa, namun tidak juga ada jalan temunya, sehingga kita kembalikan kepada kedua pihak,” ujarnya.

“Mediasi sudah dilakukan dengan mendatangkan dinas pertanian, Koramil, tokoh masyarakt, Kelompok tani dan pengecer Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini,” tegasnya.

Saat diwawancarai pihak pengecer pupuk bersubsidi Gapoktan Sri Rahayu milik Lestyorini tidak mau bemberikan tanggapannya, dan memngambil sikap bungkam saat Infodesanews memintai tanggapannya.***Red.

banner 728x90