Mengenal Suku Rampi, Satu Suku di Pegunungan Terisolir Luwu Utara yang Terancam Punah

banner 728x90

Keberadaan Suku Rampi sebagai komunitas adat yang unik harus dilindungi.

Pemerintah daerah, provinsi dan pusat perlu memberikan perhatian lebih dalam bentuk pembangunan infrastruktur yang layak, terutama jalan yang memungkinkan masyarakat untuk terhubung dengan dunia luar tanpa kehilangan identitas mereka.

Selain itu, program pendidikan berbasis budaya lokal harus dikembangkan agar generasi muda tetap mengenal dan melestarikan adat istiadat mereka, juga perlunya kebijakan perlindungan tanah adat yang memastikan bahwa, masyarakat Rampi tidak kehilangan hak atas tanah mereka akibat eksploitasi sumber daya alam oleh pihak luar.

BACA SELENGKAPNYA :  Inovasi Pendidikan di Blora: Galonisasi SMP 1 Kunduran Dukung Sarapan Sehat Siswa

Suku Rampi adalah satu komunitas adat yang memiliki kekayaan budaya dan dejarah yang luar biasa. Namun perhatian dan intervensi yang tepat, keberadaan mereka bisa semakin terpinggirkan dan bahkan punah.

Melalui kebijakan yang tepat, kesadaran masyarakat, serta upaya pekestarian budaya, kita masih bisa memastikan bahwa, Rampi tetap menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia yang berharga.

BACA SELENGKAPNYA :  BULOG Gandeng TNI dan KTNA untuk Dorong Optimalisasi Penyerapan Gabah dan Beras di Tahun 2025

Keberadaan suku Rampi tidaklah sepopuler suku Bugis, Makassar, suku Toraja dan suku Mandar yang ada di Sulawesi Selatan. Tetapi sebenarnya suku Rampi memiliki sejarah yang sama panjang layaknya suku-suku lain di Sulsel.**Yustus Bunga, SP Jurnalis dan Pemerhati Sosial Budaya.

banner 728x90