LSM Paluma Nusantara Dampingi 3 Desa di Lampung Selatan

banner 728x90

lAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS |— LSM Paluma Nusantara sebagai mitra pelaksana ASB (Arbeitter-Samariter-Bund) lembaga swadaya masyarakat asing yang berpusat di Jerman, telah melaksanakan pendampingan terhadap tiga desa di Kabupaten Lampung Selatan yakni Desa Suak Kecamatan Sidomulyo, Desa Kunjir dan Sukaraja Kecamatan Rajabasa.

Projects Manager Area Paluma Nusantara Kabupaten Lampung Selatan Nanang mengatakan, ada tiga Desa di Lampung Selatan yang menjadi binaannya dengan Program Paluma Nusantara yakni inklusi disabilitas, manajemen risiko (bencana), dan pengembangan ekonomi Desa.

Dalam pelaksanaannya ketiga ini diintegrasikan dalam bentuk pengembangan ekonomi desa yang mengutamakan inklusi disabilitas dan mempertimbangkan risiko (bencana) yang ada.”kata Nanang.

Sementara itu Pamerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi LSM Paluma yang telah memberikan binaan kepada 3 Desa rawan bencana di wilayah Lampung Selatan.

BACA SELENGKAPNYA :  Polsek Sidomulyo Gelar Pisah Sambut

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas PMD Lampung Selatan Erdiyansah saat menghadiri sekaligus membuka Workshop Kajian kondisi awal dalam rangka implementasi program yang dipusatkan di Balai Desa Suak Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (23/3/2022)

Menurutnya masuknya LSM Paluma ini suatau berkah untuk Lampung Selatan.

“Saya optimis 3 Desa di bawah binaan LSM Paluma bakal menjadi Desa unggulan di Lampung Selatan.”ujar Erdiyansah.

Dalam kesempatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Tanaman pangan, holtikultura dan perkebunan (TPHBUN), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag), Dinas Sosial, Dinas Kelautan dan Perikanan

BACA SELENGKAPNYA :  Komisi III DPRD Lamsel,Tinjau Limbah Industri di PT Ciomas Adisatwa di Sidomulyo

Dikatakan LSM Paluma hadir untuk meningkatkan ketangguhan di wilayah rawan bencana di Lampung Selatan. dalam membantu pengembangan ekonomi Desa meliputi FGD penentuan skala prioritas pengembangan ekonomi di masing-masing Desa, peningkatan kapasitas personil Bumdes dan Pemdes (pelatihan dan study banding), pelatihan-pelatihan dan pendampingan usaha bagi petani, peternak, pelaku usaha skala rumah tangga termasuk pelaku usaha yang tergabung dalam forum penyandang disabilitas.

“Program yang diselenggarakan oleh Paluma diharapkan dapat berkontribusi pada terbentuknya desa yang memiliki manajemen risiko yang lebih baik. Dan melalui BUMDes masyarakat termasuk penyandang disabilitas memiliki kesempatan ekonomi yang lebih besar, sehingga mereka lebih tahan terhadap guncangan yang diakibatkan oleh bencana alam maupun non alam,” kata Erdi. (Red)

banner 728x90