oleh

Ketua APPJASS Bakauheni Sayangkan Adanya Alfamart Operasi Didalam Kapal

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pasca dimenangkannya Alfamart mengelola seluruh kantin kapal ASDP, ratusan tenaga kerja lokal yang tergabung di dalam Asosiasi Pengusaha Perdagangan Umum dan Jasa Selat Sunda (APPJASS) dipastikan menjadi pengangguran.

Hal tersebut dampak beroperasinya Alfamart di kapal milik ASDP di jalur pelayaran Bakauheni-Merak.

Ketua APPJASS Bakauheni Ivan Rizal menjelaskan sebanyak 7 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dibawah naungan pihaknya.
“Dari tujuh UMKM terdapat sekitar 150 sampai 200 pekerja,” kata dia, pada Infodesanews.com. Senin (27/7/2020) .

Menurut Ivan Rizal, kontrak kerja sama antara ASDP Indonesia Ferry (persero) dan Alfamart membuka kantin di dalam 8 kapal milik BUMN itu berdasarkan hasil lelang dan tender di Jakarta.
“Sebanyak 5 kapal milik ASDP beroperasi di dermaga eksekutif dan tiga beroperasi di dermaga reguler.”ujarnya.

BACA JUGA  Sambut HUT TNI Ke 75 Kodim 0421/LS, Menggelar Sejumlah Kegiatan Baksos Kemanusian

Dikatakan meskipun pengelolaan kantin dimenangkan Alfamart melalui tender resmi, namun ia menyayangkan hal itu, sebab ASDP sebelumnya tidak merujuk kearifan lokal.
“Harusnya yang dilibatkan lelang UMKM lokal saja,” kata dia.

Sebelumnya dalam satu kapal terdapat kisaran 3 sampai dengan 5 kantin yang memperkerjakan puluhan tenaga kerja lokal. Saat ini terdapat satu kapal ASDP yang sudah buka atau beroperasi Alfamart, lainnya menyusul.

Pengelola kantin kapal menjual aneka macam makanan dan minuman, tapi yang laku selama ini hanya tiga macam.
“Laku hanya tiga macam, air mineral, kopi dan mie instan,” kata dia.

Dijelaskannya, ada sekitar 8 dari 60 kapal Roro dijalur pelayaran Bakauheni-Merak, milik ASDP yang merupakan BUMN.
“Di kapal swasta, kantin dikelola sendiri tidak masalah, tapi inikan kapal pemerintah harusnya UMKM yang di utamakan,” paparnya.

BACA JUGA  Antisipasi Banjir, Babinsa Kodim Barabai Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Debit Sungai

APPJASS Bakauheni sudah dua kali layangkan surat dan datangi Kementerian BUMN terkait pengelolaan kantin kapal yang dilakukan Alfamart.
“Sudah dua kali sudah melayangkan surat untuk mencari jalan keluar, tapi belum ada tanggapan,” ujarnya

Sementara itu PT ASDP Cabang Bakauheni Lampung Selatan, melalui Humasnya, Syaifullail Maslul mengatakan pihaknya tidak mau banyak menanggapi,

Menurutnya kebijakan ini juga dari pusat dan mulai dijalankan bahkan programnya untuk KMP Sebuku Alfamart sudah berjalan.
“Untuk masalah ini kami tidak mau menanggapi, karena ini bukan ranah kami.”singkat Syaifullail melalui pesan WhatsApp nya. (Sg)

Berita