SOLO–INFODESANEWS, Pemkot Solo bakal memaksimalkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno sebagai tempat perawatan. Hal itu dilakukan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Solo. “Melonjaknya kasus Covid-19 membuat perhatian kami. Pemkot perlu memaksimalkan keberadaan dua RSUD yang dikelola Pemkot Solo,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo Siti Wahyuningsih, Jumat (1/1).
Ia mengatakan dua rumah sakit tersebut adalah RSUD Bung Karno Semanggi dan RSUD Ngipang, Kadipiro. Pengoptimalan kedua rumah sakit perlu dilakukan sebelum membuat rumah sakit darurat. “Perlu kami beritahu kedua rumah sakit memiliki standar fasilitas dan pengolahan limbah yang sudah memadai. Jadi lebih baik kita optimalkan,” katanya.
Ia mengatakan tidak mudah membuat rumah sakit darurat. Atas dasar tersebut pihaknya akan memilih meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit. “Kami akan melakukan koordinasi dengan pengelola seluruh rumah sakit di Solo terkait meningkatkan kapasitas tempat tidur di rumah sakit,” tutur dia.
Ia mengaku saat ini telah membuat ada sejumlah skenario yang disiapkan DKK Solo untuk tangani pasien corona. Langkah tersebut diantaranya warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan yang bergejala ringan dikarantina di satu lokasi yang terpusat. “Bagi yang bergejala sedang ditempatkan di rumah sakit. Peningkatan daya tampung di rumah sakit. Termasuk daya tampung tempat tidur untuk pasien,” tutup dia. (def/her)