Ini, Detik-Detik Pelaku Perampokan Habisi Korban di Serengan Solo

banner 728x90

SOLO — INFODESANEWS, Satreskrim Polresta Solo melaksanakan rekonstruksi kasus perampokan yang menewaskan satpam Suripto (33) di Kawasan Serengan, Kota Solo, Selasa (30/11) siang. Dalam rekonstruksi yang dimulai pukul 09.00 WIB itu, dilaksanakan sebanyak 69 adegan. “Rekonstruksi ini untuk memberikan gambaran secara utuh aksi pelaku. Termasuk, untuk menguji keterangan yang telah diberikan oleh tersangka dan saksi,” terang Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak.

Dalam rekonstruksi tersebut, pelaku melaksanakan sebanyak 69 adegan. Dimulai dari pelaku mendatangi gudang distribusi rokok di Kawasan Jalan Brigjen Sudiarto mengendarai sepeda motor. Setelah itu, masuk melalui pagar samping gudang tersebut.

Saat berada di dalam, pelaku bertemu dengan korban Suripto. Saat itulah, terjadi perkelahian hingga akhirnya korban kalah dan meninggal dunia. “Pelaku membunuh korban dengan tangan kosong. Dengan cara membenturkan kepala korban ke lantai. Saat itu, korban sempat meminta tolong dengan suara lirih. Lalu, ditinggalkan pelaku,” jelas Ade.

BACA SELENGKAPNYA :  Jelang Malam Takbir Koramil Sepaku, Polsek dan Kecamatan Sepaku Apel Bersama

Usai melukai korbannya, lanjut Ade, pelaku memindahkan brankas berisi uang tunai menggunakan troli dan membawanya keluar. Setelah berhasil keluar, pelaku mengangkat brangkas ke atas sepeda motor Jupiter MX. Saat meninggalkan lokasi, pelaku sempat membawa hp korban lalu dibuang di sungai tak jauh dari gudang tersebut. Lalu, pelaku pulang ke rumahnya di Kawasan Wonogiri.

BACA SELENGKAPNYA :  Ada apa Babinsa Kelurahan Kemlayan Berkunjung ke Mall Matahari Singosaren

Sebelum sampai di rumah, pelaku sempat mengisi bensin di Kawasan Wonogiri. Lalu, meminta petugas SPBU membantu menurunkan brankas yang diusungnya. Namun, pada saat itu pelaku tidak membawa uang dan menyerahkan STNK kendaraannya ke petugas tersebut lalu meneruskan perjalanan. “Sesampai di rumah, pelaku membongkar brankas menggunakan betel dan mengambil uang di dalamnya. Lalu, membuang brangkas tersebut di sungai di kawasan Wonogiri,” kata Ade. (ahmad khalik/her/*)

banner 728x90