Indra Sjafri Sudah Evaluasi Shin Tae-yong, Hasilnya Bagaimana?

LIFESTYLE, OLAHRAGA42 Dilihat

JAKARTA, INFODESANEWS | Indra Sjafri mewakili PSSI sudah melakukan evaluasi terhadap pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Evaluasi dilakukan di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada 15 Januari 2023.

Indra mengaku berdiskusi dengan Shin Tae-yong selama beberapa jam. Hasil diskusi itu kini sedang dibuat rangkumannya oleh pria berusia 59 tahun ini.

“Saya sedang bikin resume hasil diskusi dengan Shin Tae-yong selama hampir dua jam khusus kegagalan di Piala AFF 2022,” ujar Indra Sjafri, di Kantor PSSI, GBK Arena, Jakarta Pusat, Senin (16/1).

Shin Tae-yong gagal mencapai target di Piala AFF 2022. Jangankah juara, lolos ke partai final saja tidak.

Timnas Indonesia harus tersingkir di babak semifinal Piala AFF 2022. Skuad Garuda kalah agregat 0-2 dari Vietnam.

BACA JUGA  Setelah Bus Persis Dilempar Batu Fans Persita: Ferdinand Sinaga Kejar Pelaku, Klub Ambil Tindakan Hukum

Pembahasan Diskusi

Dalam diskusi tersebut, Indra Sjafri mengajukan beberapa pertanyaan kepada Shin Tae-yong. Satu di antaranya, apa yang harus dibenahi Timnas Indonesia pasca kegagalan di Piala AFF 2022.

“Satu, kenapa Timnas Indonesia gagal. Kedua, kami mendiskusikan beberapa hal yang memang harus diperbaiki ke depan, baik secara teknis karena memang tidak gampang membangun tim yang kuat,” ucap Indra.

“Coach Shin Tae-yong mengeluhkan kualitas pemain yang kurang bagus. Makanya, kami berusaha menambah kekuatan dengan pemain-pemain naturalisasi. Tapi tidak bisa bermain secara utuh,” katanya menambahkan.

Harapan PSSI

Kontrak Shin Tae-yong sebagai manajer pelatih Timnas Indonesia baru akan habis pada akhir tahun ini. Ia masih bakal menghadapi berbagai agenda penting, termasuk Piala Dunia U-20 2023.

BACA JUGA  Setelah Bus Persis Dilempar Batu Fans Persita: Ferdinand Sinaga Kejar Pelaku, Klub Ambil Tindakan Hukum

Piala Dunia U-20 2023 akan digelar di Indonesia pada 20 Mei-11 Juni 2023. Ada enam stadion yang dipersiapkan untuk turnamen tersebut, yaitu Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan Kapten I Wayan Dipta (Bali). Sementara dua lagi yakni Batakan (Balikpapan), dan Jatidiri (Semarang).

“Makanya, kami berharap di Piala Dunia U-20 2023, kami akan lebih fokus lagi, dan mudah-mudahan ada prestasi,” imbuh Indra Sjafri. (Bola.net/Fitri Apriani)