oleh

Implementasi Digitalisasi Marketing Tingkatkan Penjualan Batik, Solusi Dimasa Pandemi

SRAGEN – INFODESANEWS, Tim pengabdian masyarakat dari bidang digitalisasi marketing Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan pelatihan, pendampingan tentang pentingnya digitalisasi marketing dan peran media sosial di era new normal pandemi covid 19. 

Kegiatan dilaksanakan secara kolaborasi dosen dan mahasiswa UMS di UKM Sentra Industri Batik Pilang Masaran Sragen dalam rangka program pengabdian masyarakat yang didanai dari Bantuan Pendanaan Program Penelitian Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Pengabdian Masyarakat Berbasis Hasil Penelitian dan Purwarupa PTS Ditjen Diktiristek Tahun Anggaran 2021.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendukung program MBKM, sehingga kolaborasi dosen, mahasiswa serta mitra UKM Batik sangat bermanfaat bagi terlaksananya kegiatan tersebut. 

Nurgiyatna, MSc. PhD menyampaikan pentingnya terobosan pemasaran melalui implementasi digital marketing dan sosial media agar penjualan batik bisa meningkat, lebih maju dan berkembang. Kegiatan masyarakat ini melibatkan beberapa karyawan, pengusaha batik di sekitar UKM batik STU Jaya dan Busana Asri Batik. Kegiatan bertempat di UKM STU Jaya Batik milik bapak Rofik berlangsung jam 10.00 sampai 15.30 wib. “Pengabdian masyarakat hari ketiga ini dibagi dalam beberapa kegiatan meliputi: peningkatan kapasitas produksi, pelatihan digital marketing dan sosial media,” tegas Dr. Ir. Suranto. ST. MM. MSi (Selasa, 22/12/2021). Kegiatan pengabdian masyarakat ini juga ditinjau langsung oleh tim MONEV dari LPMPP UMS. 

Selaku ketua monitoring dan evaluasi (MONEV) Agus Ulinuha. MT, PhD menyampaikan apresiasi dan harapan yang baik, terima kasih kepada pemerintah, pihak kampus, UKM batik bahwa kegiatan ini sangat baik dan bermanfaat bagi dunia kampus, dosen, mahasiswa dan mitra UKM batik, apalagi dalam waktu yang singkat team pengabdian masyarakat dari UMS telah kerja keras dan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik. 

BACA JUGA  Nanang Ermanto Lepasa Kontingen Kwarcab Perwakilan Lamsel

Pihak desa Pilang yang disampaikan kepala desa Sukisno, sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat program PKM MBKM ini. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami dalam rangka peningkatan produksi, pemasaran dan tata kelola usaha batik dengan baik,” jelas Sukisno. 

Pihak UKM STU Jaya bapak Rofik dan UKM Batik Busana Asri yang diwakili  Kristanti Wulandari menyampaikan banyak terima kasih, dapat bergabung dan berkolaborasi dalam kegiatan PKM mendukung MBKM tersebut. 

Sementara itu, Mahasiswa juga memberikan ucapan terimakasih dapat belajar secara langsung di dunia usaha tentang dunia batik tulis, batik printing dan batik kombinasi.

“Tata kelola lingkungan dan ruang produksi, sistem produksi tepat waktu dan penerapan 5R dan K3 ditempat kerja, juga menjadi perhatian khusus, sehingga mahasiswa dapat belajar dan bersinergi dalam kegiatan perbaikan ruangan produksi dan hal ini sangat bermanfaat, menjadi pengalaman yang luar biasa karena kami terjun langsung di UKM,” tutur Rizky mahasiswa Teknik Industri UMS. 

Kegiatan pengabdian juga diliput oleh TATV, sebagai bentuk apresiasi yang baik dari team pengabdian masyarakat dalam rangka mamajukan pemasaran dan produksi UKM Batik di Pilang pada umumnya. Dampak positif ini dirasakan oleh beberapa peserta yang antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan digital marketing dan sosial media yang disampaikan oleh mahasiswa.

Secara simbolis Ketua tim MONEV, Agus Ulinuha, MT. PhD menyerahkan laptop kepada 2 UKM batik, sebagai pendukung usaha agar UKM mampu menjalankan penjualan melalui dunia online. Pemberian bantuan rak dan papan nama diharapkan mampu memberikan dukungan dalam pemasaran. 

Sementara Ahmad Kholid Alghofari. MT, berharap kedepan produksi yang berkualitas, penjualan yang optimal, layanan yang baik menjadi harapan dalam kegiatan ini. (anto/her).