oleh

HKTI Karanganyar Gelar Festival Telo di Pasar Desa Lembah Dongde

KARANGANYAR-INFODESANEWS, Himpunan Karya Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Desa Wisata Lembah Dongde mengadakan Festival Telo di Pasar Ciplukan (Minggu, 6/12).

“Dalam lomba kali ini, semua varietas ketela yang ada ki Kabupaten Karanganyar boleh ikut. Beberapa jenis ketela yang mengikuti lomba seperti: telo jepang, manohara, madu, ungu, majalengka dan rami. Kategori lomba meliputi bobot terberat bijian dan bobot terberat ombyokan,” ungkap Mulyono, Pengelola Pasar Lembah Dongde.

BACA JUGA  Buka Bimtek Siskeudes, Bupati Minta Pengelolaan Dana Desa Dapat Dipertanggungjawabkan
H Endang Maria Astuti, Anggota DPR RI didampingi H Anung Marwoko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar sekaligus Ketua HKTI Karanganyar. (foto: istimewa)

Tujuan dari kegiatan ini adalah wujud keprihatinan dan empati kepada petani pada saat pandemi Covid-19 yang mengalami nasib kurang baik yaitu kesulitan membeli pupuk yang dibutuhkan dan harga jual ketela (telo) cenderung jatuh.

Festival ini juga memberikan motifasi kepada petani agar semangat dalam berkarya, sehingga petani dapat berinovasi mengolah telo (ketela umbi) menjadi produk olahan, seperti: makaroni, keripik, getuk, timus dan aneka makanan lainnya, sehingga keuntungan petani meningkat.

BACA JUGA  Komisi III DPRD Lamsel Usulkan Perbaikan Jalan dan Drainase Pasar Jatimulo

Hadir dalam acara ini, H Endang Maria Astuti, Anggota DPR RI didampingi H Anung Marwoko, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar sekaligus Ketua HKTI Karanganyar.

Pada kesempatan itu, Ketua HKTI Kabupaten Karanganyar, H Anung Marwoko menjelaskan, “HKTI akan menyusun program kerja lebih sistematis agar bisa mempertemukan petani sebagai produsen dengan konsumen secara langsung. Petani harus lebih diberdayakan. Pasar Lembah Dongde seperti ini dapat menjadi market place ideal bagi petani,” ujarnya. (Kun Prastowo/Herky)