oleh

Fitri Hasta Merdeka, SH (Pengamat Hukum di Solo) : “DOA MULIA UNTUK IBUKU TERCINTA”

HARI IBU, 22 Desember 2020 adalah hari yang sakral bagi umat manusia. Dia yang melahirkan dengan taruhan nyawa, dia yang mencium pertama kali ketelinga sembari berucap doa….selamat datang di dunia ya anakku tersayang, semoga kau nanti jadi orang hebat, sukses dalam karier, ibu doakan sehat, ibu akan merawatmu dan mendampingimu sampai akhir hayatku dan hayatmu. Jadilah insan Allah yang patuh akan firman Allah, jadi anak yang berbakti kepada orangtua, agama, bangsa dan negara. Nafasmu adalah kebahagiaan hidupku.

Tatkala aku sakit kau mendekapku, menuangkan obat di pucuk sendok lalu kau bilang ayo minum obat anakku, biar cepat sembuh. Kau dampingi, kau tuntun aku ketika aku berjalan merangkak, berdiri, berjalan dan berbicara. Kau temani aku saat aku belajar dan bermain. Oh ibu, aku teringat saat aku pertama kali berangkat sekolah di bangku TK/SD dan selanjutnya, kau siapkan baju seragam, sepatu, dan uang saku untuk jajan.

BACA JUGA  Kunjungan Kerja Wakil Bupati Blora H Arief Rohman, M.Si ke PPSDM Migas Cepu.

Bundaku, aku berterimakasih atas bimbinganmu terkhusus saat aku lulus sekolah, menikah, dan lulus dalam meniti karier. Masih banyak yang tak bisa kuutarakan dalam desahan kata kalimat, saat anakmu membaca tulisan ini, air mataku bercucuran, menetes membasahi pipihku. Oh ibu, kasihmu sepanjang waktu, aku rindu padamu. Aku kangen oh ibuku, (bagi saudara saudaraku yang sudah ditinggal pergi) untuk menghadap pada sang Illahi, mari kita doakan agar arwah ibu kita bahagia di alam baka pelataran surga, dijaga oleh para malaikat Tuhan.

BACA JUGA  Izzatul Ulya , S.Pd kepala sekolah baru, Bertekat Melanjutkan Program kepala sekolah Lama

Melalui INFODESANEWS.COM, saya mengirim doa dan mengucapkan Selamat Hari Ibu 22 Desember 2020, semoga ibuku tetap sehat dan yang sudah di surga semoga damai di sana. Kepada ibu yang telah melahirkanku, mohon maaf karena aku belum bisa mengukir bahagia di wajah tuamu. Maaf karena aku belum bisa menanam bangga dalam hatimu. Maaf untuk semua air mata yang kau teteskan karena aku. Maaf karena ku belum mampu menghapus beban ditubuhmu. Ibu terimakasih untuk cinta dan doamu. Selamat Hari Ibu. Aku tetap terus berjuang untuk membalas kasihmu kepadaku sepanjang masa.(*)